Yuni Dwi Herliana

  • Home
  • About Me

Frame Transmission,Sinyal jam,Algoritma back-off

Kategori: Welcome
Diposting oleh yunidwiherliana pada Sabtu, 06 November 2010

Frame Transmission,Sinyal jam,Algoritma back-off


  • Ketika suatu frame akan ditransmisikan, isi frame dikapsulasi ke dalam format frame Ethernet
  • Untuk mencegah rebutan (contention) dengan transmisi lain, unit MAC dari suatu station melakukan proses carrier sense, jika terasa ada sinyal carrier maka pengiriman ditunda
  • Bila tidak terasa ada sinyal carrier, maka pengiriman frame dilakukan setelah interframe gap.Pengirim harus menunggu selama 96 bit-times antar frame untuk memberi kesempatan kepada stasiun lain untuk mengirimkan frame
  • Delay selama 96 bit-time adalah sama dengan 9.6 microseconds pada ethernet 10Mbps
  • Ketika frame dikirimkan, peralatan transceiver memantau kondisi sinyal yang dikirimkan tersebut agar bila terjadi tabrakan dapat dideteksi
  • Misalkan tidak ada tabrakan, maka seluruh frame dapat dikirimkan
  • Bila pada saat pengiriman terjadi perubahan sinyal, maka disimpulkan telah terjadi tabrakan


  • Baca terus » | PDF | DOC | DOCX | Komentar (0) | Sabtu, 06 November 2010

Format Frame Ethernet dan 802.3

Kategori: Welcome
Diposting oleh yunidwiherliana pada Sabtu, 06 November 2010

Format Frame Ethernet dan 802.3

-         Preambel : merupakan yang pertama dilepas berupa serangkaian pulsa dengan pola    10101010  untuk      

                 memberitahu host lain  bahwa ada yg mengirim data dan membentuk sinkronisasi .

-         Start of frame delimitter : menunjukan awal frame yang valid dan berpola 10101011.

-         Destination addres : alamat yang dituju berupa 12 digits hexadecimal (6 digit menunjukan    vendor dan 6 digit menunjukan serial number interface dr vendor yang bersangkutan.

-         Source addres : alamat si pengirim

-         Length of data : menunjukan panjang data

-         Data : Berisi informasi yang dikirim

-         Pad : di gunakan jika ukuran frame kurang dari 512 bit

-         Frame  Check Sequence : untuk eror detection (  32 bit CRC)

-         Parameter operasional IEEE802.3 :

o       Bit Rate : 10 Mbps

o       Slot time : 512 bit times

o       Interframe gap : 9,6µs

o       Attemt limit : 16

o       Backoff limit : 10

o       Jam size : 32 bit

o       Maximum frame size : 1518 ( 6+6+2+1500+4)

o       Minimum frame size : 512 bit

o       Ukuran maksimum jaringan : 2500 meter


  • Baca terus » | PDF | DOC | DOCX | Komentar (0) | Sabtu, 06 November 2010

ARP (Address Resolution Protocol)

Kategori: Welcome
Diposting oleh yunidwiherliana pada Sabtu, 06 November 2010

ARP (Address Resolution Protocol)


Address Resolution Protocol disingkat ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address)

. 

Address Resolution Protocol (ARP), memberikan mekanisme yang memungkinkan sebuah mesin pengirim paket untuk menanyakan MAC addresspenerima, jika hanya mengetahui IP address yang dituju.

Tabel ARP pada dasarnya hanya berisi MAC address dan IP address masing-masing komputer & biasanya tidak statis, sangat dinamik. Skenario penggunaan ARP sebagai berikut, jika sebuah komputer butuh berkomunikasi dengan komputer yang lain, maka komputer tersebut biasanya akan melalui langkah berikut:

§  Komputer akan cek tabel routing, mencari router selanjutnya untuk menuju ke jaringan yang di tuju.

§  Jika ada router yang valid, misalkan IP addressnya 192.168.1.1, komputer kemudian akan cek tabel ARP untuk melihat apakah ada MAC address dari NIC router. Dengan cara ini, komputermemastikan bahwa paket akan dikirim ke tujuan (router) yang benar.

  1. Jika ada dalam tabel ARP, komputer akan mengirimkan paket IP ke NIC komputer tersebut, dan memerintahkan NIC untuk mengenkapsulasi paket ke dalam frame yang ditujukan ke MAC addressdari router.
  2. Jika ternyata tidak ada dalam tabel ARP, maka komputer akan mengirimkan paket ARP request di jaringan menanyakan router 192.168.1.1 mempunyai MAC address berapa, supaya pengiriman paket dapat dilakukan. Jika ada jawaban di terima, maka IP paket akan dikirim dan tabel ARP akan di update dengan MAC address yang baru.
  3. Setiap router dalam jalur pengiriman paket, akan mengambil IP paket keluar dari frame Ethernet, dan membuang informasi [[MAC Address]-nya. Router akan melihat IP address tujuan & melihat tabel routing yang ada untuk menentukan router selanjutnya yang harus di lalui IP paket tersebut.

Proses kembali berlanjut, router akan menggunakan proses ARP untuk memperoleh MAC address router selanjutnya. Jika di peroleh MAC address-nya, maka IP paket akan di enkapsulasi dalamethernet frame dan dikirim ke router selanjutnya sampai ke komputer tujuan.

  • Jika komputer tujuan berada di jaringan yang sama, proses yang sama untuk memperoleh MAC address tujuan menggunakan ARP tetap terjadi. Tapi paket langsung dikirim ke komputer tujuan tanpa perlu melalui router, dan tabel ARP di update dengan MAC address komputer tujuan tersebut.
  • Komputer tidak akan mengirimkan data ke komputer tujuan kecuali bila di tabel ARP-nya ada MAC address dari komputer / router yang dituju. Jika tidak ada, maka aplikasi yang membutuhkan komunikasi akan timeout atau error “time exceeded”.

Oleh karenanya, tabel ARP hanya berisi MAC address dari peralatan yang tersambung di jaringan lokal saja. Isi tabel ARP tidak permanen, dan akan di hapus setelah selang waktu tertentu tergantung sistem operasi yang digunakan.

IANA menyimpan semua parameter ARP di http://www.iana.org/assignments/arp-parameters. Beberapa prosedur address resolution juga di definisikan, termasuk:

  • Reverse ARP (RARP), yang memungkinkan mesin diskless untuk mengetahui IP address jika mengetahui MAC addressnya.
  • Inverse ARP (InARP), memungkinkan pemetaan antara IP address dengan frame relay virtual circuit identifier
  •  ATMARP dan ATMInARP memungkinkan pemetaan antara IP address dan ATM virtual path/channel identifiers.
  •  LAN Emulation ARP (LEARP), mungkinkan pemetaan ATM address penerima ke LAN Emulation (LE) address yang berupa IEEE 802 MAC address.

Dalam bentuk gambar, proses transaksi ARP dapat di gambar kan sebuah komputer, misalnya dengan IP address 132.92.121.1 MAC address 00:80:48:E3:D2:69 yang terhubung ke jaringan LAN.

Komputer 132.92.121.1 ingin berhubungan dengan komputer 132.92.121.2 yang belum di ketahui MAC addessnya. Maka Komputer 132.92.121.1 akan mengirimkan ARP Request menanyakan MAC address komputer 132.92.121.2, yang di tandai dengan MAC address 00:00:00:00:00:00 pada MAC address target di message ARP Request.

 

Description: <a href=http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" v:shapes="Picture_x0020_6" />

 

 

Komputer 132.92.121.2 dengan MAC address 00:80:AD:17:96:34 yang berada di LAN memonitor permohonan dari komputer 132.92.121.1. Maka komputer 132.92.121.2 akan menjawab dengan ARPresponds, yang memberikan MAC address komputer 132.92.121.2.

 

Description: <a href=http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" v:shapes="Picture_x0020_4" />

 

 

Informasi 

MAC address komputer 132.92.121.2 akan dimasukan ke dalam ARP Table yang ada di komputer 132.92.121.1.

 

Description: <a href=http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/skins/common/images/magnify-clip.png" v:shapes="Picture_x0020_2" />

 

 

PC / mesin biasanya menyimpan informasi ARP yang terkini. Untuk lebih jelasnya proses bertanya MAC address komputer yang akan dituju dapat dilihat menggunakan software sniffer, dalam hal ini saya menggunakan tcpdump yang tersedia di Linux menggunakan perintah:

# tcpdump –X –i eth0

Dalam hasil tcpdump, kadang kala di temukan proses ARP sedang berlangsung seperti contoh berikut

14:04:09.315845 arp who-has 192.168.0.112 tell 192.168.0.11

        0x0000:  0001 0800 0604 0001 0002 b335 4271 c0a8     ...........5Bq..

        0x0010:  000b 0000 0000 0000 c0a8 0070                       ...........p

14:04:09.316304 arp reply 192.168.0.112 is-at 00:00:1c:09:3c:0b

        0x0000:  0001 0800 0604 0002 0000 1c09 3c0b c0a8     ............<...

        0x0010:  0070 0002 b335 4271 c0a8 000b 2020 2020     .p...5Bq........

        0x0020:  2020 2020 2020 2020 2020 2020 2020          ..............

Dalam contoh, komputer 192.168.0.11 menanyakan ke jaringan MAC address dari komputer yang mempunyai IP address 192.168.0.112. Jika komputer dengan IP address 192.168.0.112 mendengarkan permintaan tersebut, akan menjawab, dalam hal ini, MAC address komputer 192.168.0.112 adalah 00:00:1C:09:3C:0B.

Daftar lengkap MAC address yang termonitor oleh komputer Linux dapat dilihat menggunakan perintah arp –a berikut:

[root@yc0mlc ~]# arp -a

? (192.168.0.112) at 00:00:1C:09:3C:0B [ether] on eth0

? (192.168.0.111) at 00:01:F4:EC:E2:E7 [ether] on eth0

? (192.168.0.10) at 00:0D:88:B3:22:99 [ether] on eth0

? (192.168.0.80) at 00:11:6B:C0:04:FB [ether] on eth0

? (192.168.0.110) at 00:80:48:22:2B:23 [ether] on eth0

  • Baca terus » | PDF | DOC | DOCX | Komentar (0) | Sabtu, 06 November 2010
Arsip : 1 2 3 Next »  Last ›

× Tutup

Halaman

  • About Me

Kategori

  • Welcome (20)

Posting Terbaru

  • Frame Transmission,Sinyal jam,Algoritma back-off
    (0 Komentar)
  • Format Frame Ethernet dan 802.3
    (0 Komentar)
  • ARP (Address Resolution Protocol)
    (0 Komentar)
  • Destination Addres dan Source Address
    (0 Komentar)
  • DSAP / Destination Service Access Point
    (0 Komentar)
  • Source Service Access Point
    (0 Komentar)
  • MAC
    (0 Komentar)
  • LOgical Link Control (LLC)
    (0 Komentar)
  • akibat collision
    (0 Komentar)
  • Mengenal Tipe Pesan Protokol ICMP
    (0 Komentar)

Komentar Terakhir

  • Dian Ulfarani di Protokol HDLC (The High Level Data Link Control)

Blog Roll (See All)

  • klncehihfbeyuna
  • turutunuhugufuzusangvodca
  • gertyu
  • uyghjsewqiygydeeztjuu
  • anda lan
  • lulu hikmah3232
  • uwukulujunucu
  • yuliohewqhdvdv
  • uibvbvbeweqefr
  • amitaalamsah
  • santaclaus1
  • hotpoll1
  • tomihartono
  • ronihartono
  • Daniella Pirenna

Copyright © 2009 by Universitas Sriwijaya | RSS Feed
Powered by: SriwijayaCMS - The Power of CodeIgniter - The First CodeIgniter CMS of Indonesian Institutions