The Generation of Good Mining Practice

Welcome

Komunitas Blogger Universitas Sriwijaya

Manajemen Batuan Penutup

Permasalahan yang sering dihadapi pada sistem tambang terbuka adalah mengatur material batuan penutup. Tujuannya adalah agar batuan penutup yang ditimbun di luar tambang dan bentuk akhir dari bukaan tambang memberikan dampak lingkungan (kerusakan) yang sekecil mungkin. Untuk memahami bagaimana mengatur batuan penutup, salah satu dasar yang dapat digunakan adalah bentuk dari endapan target.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat berbagai macam bentuk endapan target antara lain; vein, massive, tabular, lenticular, dan irregular. Dari berbagai jenis endapan tersebut dapat disederhanakan menjadi 2 golongan besar, yaitu endapan yang tersebar secara vertikal (berupa vein, massive, tabular) dan endapan yang tersebar secara lateral (lenticular). Pada endapan yang tersebar secara vertikal penambangan biasanya dilakukan dalam satu pit besar, sementara itu pada endapan yang tersebar secara lateral penambangan dapat dilakukan pada satu pit besar atau beberapa pit, tergantung dari nisbah kupas yang masih mempunyai nilai ekonomis.

 

Penambangan yang dilakukan pada satu pit besar umumnya sangat sukar untuk melakukan pengaturan batuan penutup. Sebagian besar dari batuan penutup akan ditimbun di luar tambang, sehingga diperlukan daerah yang cukup luas untuk penimbunan. Penimbunan kembali batuan penutup ke dalam pit hanya dapat dilakukan pada saat tambang telah mencapai batas akhir. Konsekuensi dari penimbunan kembali tersebut adalah biaya untuk melakukan penimbunan

Sementara itu untuk penambangan pada endapan yang berbentuk lateral umumnya lebih mudah untuk melakukan pengaturan batuan penutup. Batuan penutup yang ditambang terlebih dahulu akan ditimbun di luar tambang. Selanjutnya untuk batuan penutup yang ditambang berikutnya dapat ditimbun ke dalam bekas tambang yang telah terbuka sebelumnya jika urutan tambang yang sebelumnya telah mencapai batas akhir pernambangan. Skema ini berlaku juga untuk pit penambangan yang dibuka lebih dari satu pit. Kendala yang dihadapi pada skema pengaturan batuan penutup seperti itu adalah jika terjadi perubahan harga komoditas yang dapat meningkatkan nisbah kupas. Kondisi seperti itu dapat mendorong dilakukannya penggalian kembali batuan penutup yang telah ditimbun, untuk kemudian memperdalam dan atau memperluas batas penambangan.

 


Komentar:


belum ada komentar...


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion