TEORI PEMBELAJARAN MENURUT ALIRAN PSIKOLOGI GESTALT

Kategori: Pendidikan
Diposting oleh widyastuti pada Minggu, 22 Agustus 2010
[4557 Dibaca] [2 Komentar]Post to TwitterPost to Facebook

 Tokoh Teori Gestalt

1.      Von Ehrenfels, sebagai perintis teori Gestalt

Aliran ini menekankan pentingnya keseluruhan yaitu sesuatu yang melebihi jumlah unsur-unsurnya dan timbul lebih dulu dari pada bagian-bagiannya. Pengikut-pengikut aliran psikologi Gestalt mengemukakan konsepsi yang berlawanan dengan konsepsi aliran-aliran lain. Bagi yang mengikuti aliran Gestalt perkembangan itu adalah proses diferensiasi. Dalam proses diferensiasi itu yang primer ialah keseluruhan, sedangkan bagian-bagiannya adalah sekunder; bagian-bagian hanya mempunyai arti sebagai bagian dari pada keseluruhan dalam hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain; keseluruhan ada terlebih dahulu baru disusul oleh bagian-bagiannya. Contohnya kalau kita bertemu dengan seorang teman misalnya, dari kejahuan yang kita saksikan terlebih dahulu bukanlah bajunya yang baru , melainkan teman kita itu secara keseluruhan selanjutnya baru kemudian kita saksikan adanya hal-hal khusus tertentu misalnya baju yang baru.

2.      Wertheimer

Selanjutnya Wertheimer, seorang yang di pandang pendiri aliran ini mengemukakan eksperimennya mengenai “Scheinbewegung“ (gerak semu) memberikan kesimpulan, bahwa pengamatan mengandung hal yang melebihi jumlah unsur-unsurnya.

            Psikologi Gestalt ini terkenal juga sebagai teori medan (field) atau lazim disebut cognitive field theory. Kelompok pemikiran ini sependapat pada suatu hal yakni suatu prinsip dasar bahwa pengalaman manusia memiliki kekayaan medan yang memuat fenomena keseluruhan lebih dari pada bagian-bagiannya..

 

Hukum-Hukum Belajar Gestalt

1.      Hukum Pragnaz.

Hukum Pragnaz ini menunjukkan tentang berarahnya segala kejadian yaitu suatu keadaan yang seimbang. Keadaan yang seimbang ini mencakup sifat-sifat keturunan, kesederhanaan, kestabilan, simetri dan sebagainya.

 

2.      Hukum-hukum tambahan

Ahli-ahli psikologi Gestalt telah mengadakan penelitian secara luas dalam bidang penglihatan dan akhirnya mereka menemukan bahwa objek-objek penglihatan itu membentuk diri menjadi Gestalt-gestalt menurut prinsip-prinsip tertentu. Adapun prisip-prinsip tersebut dapat dilihat pada hukum-hukum yaitu:

a.       Hukum keterdekatan

b.      Hukum ketertutupan

c.       Hukum kesamaan

Selain dari hukum-hukum tambahan tersebut menurut aliran teori belajar gestalt ini bahwa seseorang dikatakan belajar jika mendapatkan insight. Insight ini diperoleh kalau seseorang melihat hubungan tertentu antara berbagai unsur dalan situasi tertentu. Dengan adanya insight maka didapatlah pemecahan masalah, dimengertinya persoalan; inilah inti belajar. Jadi yang penting bukanlah mengulang- ulang hal yang harus dipelajari, tetapi mengertinya, mendapatkan insight. Adapun timbulnya insight itu tergantung

o   Kesangupan
Maksudnya kesangupan atau kemampuan intelegensi individu.

o   Pengalaman
Karena belajar, berarti akan mendapatkan pengalaman dan pengalaman itu mempermudah munculnya insght.

o   Taraf kompleksitas dari suatu situasi.

Dimana semakin komplek situasinya semakin sulit masalah yang dihadapi.

o   Latihan
Dengan banyaknya latihan akan dapat mempertinggi kesangupan memperoleh insght, dalam situasi-situasi yang bersamaan yang telah dilatih

o   Trial and eror

Sering seseorang itu tidak dapat memecahkan suatu masalah. Baru setelah mengadakan percobaan-percobaan, sesorang itu dapat menemukan hubungan berbagai unsur dalam problem itu, sehingga akhirnya menemukan insight.

 

Prinsip-Prinsip Belajar Menurut Teori Gestalt

a.       Belajar berdasarkan keseluruhan

b.      Belajar adalah suatu proses perkembangan

c.       Siswa sebagai organisme keseluruhan

d.      Terjadi transfer

e.       Belajar adalah reorganisasi pengalaman

f.        Belajar dengan insight

g.       Belajar lebih berhasil bila berhubungan dengan minat, keinginan dan tujuan siswa

h.       Belajar berlangsung terus-menerus

 

Referensi

Panggabean, Hana. Gestalt diakses dari http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/gestalt.html tanggal 5 Maret 2010

Iskandar. 2008. Teori Belajar Gestalt diakses dari http://stit-grogot.blogspot.com/2008/11/pada-mulanya-teori-teori-belajar-di.html tanggal 5 Maret 2010



PDF | DOC | DOCX


Komentar:

02 November 2010 pukul 09:49 WIB
widyastuti mengatakan...
Sejauh ini saya belum mencari.... mari sama-sama kita cari agar pengetahuan kita bertambah

31 Oktober 2010 pukul 00:24 WIB
Hermantoni mengatakan...
ada g ayat alquran atau hadits yg terkait. tolong informasi


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion