titin wahdania tunnisa

tiendania's blog

 

TUGAS 2 JARINGAN KOMPUTER

 

 

NAMA   :  TITIN WAHDANIA TUNNISA
NIM       :  09101001003
 
 
 
1.             Apa itu Well-known Port?
 
Well-known Port: yang pada awalnya berkisar antara 0 hingga 255 tapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port, selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama, dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA). Beberapa di antara port-port yang berada di dalam range Well-known port masih belum ditetapkan dan direservasikan untuk digunakan oleh layanan yang bakal ada di masa depan. Well-known port didefinisikan dalam RFC 1060.
 
 
2.             Jelaskan mengenai quality of service!
 
Quality of Service (disingkat menjadi QoS) merupakan mekanisme jaringan yang memungkinkan aplikasi-aplikasi atau layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.
Kinerja jaringan komputer dapat bervariasi akibat beberapa masalah, seperti halnya masalahbandwidthlatency dan jitter, yang dapat membuat efek yang cukup besar bagi banyak aplikasi. Sebagai contoh, komunikasi suara (seperti VoIP atau IP Telephony) serta video streaming dapat membuat pengguna frustrasi ketika paket data aplikasi tersebut dialirkan di atas jaringan denganbandwidth yang tidak cukup, dengan latency yang tidak dapat diprediksi, atau jitter yang berlebih. Fitur Quality of Service (QoS) ini dapat menjadikan bandwidthlatency, dan jitterdapat diprediksi dan dicocokkan dengan kebutuhan aplikasi yang digunakan di dalam jaringan tersebut yang ada.
 
3.         Sebutkan fungsi dari masing- masing layer tcp ip dan protocol yang berguna dalam TCP/IP?
TCP / IP memiliki 4 layer yang memiliki fungsi yang berbeda-beda.
  1. Layer aplikasi :
    Berfungsi untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Layer aplikasi memiliki.Protokol antara lain : DHCP, DNS, DNS, HTTP, FTP, SMTP, SNMP dan masih banyak protokol lainnya. 
2.  Layer transport :
Fungsi dari layer transport
o    Menyediakan layanan TCP atau UDP
o    Menyediakan servis pada layanan aplication layer, misalnya HTTP meminta TCP untuk menjamin data sampa pada tujuan, jika terjadi gangguan pada saat transmisi maka HTTP tidak akan melakukan apa-apa tetapi TCP lah akan mengrim ulang data yang hilang dan memastikan sampai tujuan
3.  Layer Internet
o    Berfungsi Menyediakan fungsi IP Addressing, routing dan penentuan path terbaik.
      Protokol yang berjalan pada layer ini adalah protokol IP
4.                  4.  Layer Network
o       Berfungsi untuk Mendefinisikan protokol-protokol dan juga hardware yang digunakan untuk pengiriman data misalnya cabling, pemberian header dan trailer sehingga data bisa melewati tipe-tipe network yang berbeda topologi, mentransmisi data yang berupa bit ke jaringan.  
 
4.           Sebutkan fungsi dari masing- masing layer OSI !
           Layer pada OSI terdiri atas 7 layer, berikut beserta fungsinya: 
 
           Fungsi pada layer OSI
 
·             Fungsi layer Aplikasi
- Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna.
- Mengkomunikasikan service ke aplikasi
- Interface antara jaringan dengan aplikasi software
·             Fungsi Layer Presentasi
- Merepresentasikan data bagaimana data dikonfersi dan diformat untuk transfer data
·             Fungsi layer sesión
- Mempertahankan data dari berbagai aplikasi yang digunakan
- Bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan memutuskan sessionsession antar-layer diatasnya
- Koordinasi antar sistem-sistem dan menentukan tipe komunikasinya (simplex, half dulplex, full duplex)
- Menjaga terpisahnya data dari banyak aplikasi yang menggunakan jaringan
·             Fungsi layer transport
- Multiplexing
- Melakukan proses segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reasembling) dari upper layer menjadi arus data yang sama
- Menyediakan layanan transportasi data dari ujung ke ujung
- Bertenggung jawab menyediakan mekanisme multiplexing (Multiplexing merupakan teknik pengiriman dan menerimaan data yang mempunyai jenis yang berbeda dalam waktu yang bersamaan )
- Tempat terjadinya proses 3 way hand shake
·            Fungsi layer network
- Mengirimkan alamat network
- Logical addressing
- Mengangkut lalu lintas antar peralatan yang tidak terhubung secara local
·             Fungsi layer datalink
- Mengkominikasikan bit ke bytes dan akan diubah lagi dari byte ke frame
- Menerima perangkat media beruoa MAC Addressing
- Menyediakan transmisi physic dari data
- Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN menggunkana hardware address (MAC)
- Menerjemahkan dari layer network diatasnya ke bit-bit layer dibawahnya
- Mengidentfikasi peralatan pada network
- Melekukan format pada pesan atau data menjadi pecahan-pecahan (data frame)
- Perangkat layer ini switch dan bridge, yang membaca frame yang melaluinya.
- Akan meletakkan address dalam sebuah filter table dan akan mengingat port mana yang telah menerima frame tersebut
- Menentukan lokasi peralatan & memetakan peralatan pada network
·            Fungsi layer physik
Layer phisic merupakan layer yang berhubungan langsung dengan jenis media transimisi yang ada , Adapun fungsi dari layer ini adalah :
- Mengirim bit dan menerima setiap bit
- Merepresentasikan bit ini tergantung dari media dan protokol yang digunakan
- Menentukan kebutuhan listrik, mekanis, prosedural dan fungsional, mempertahankan dan menonaktifkan hubungan fisik antar sistem.
 
      5.                  Penjelasan setiap slide dalam setiap chapter!
a.     Chapter 1 : Living in a Network Centric World
b.    Chapter 2 : Komunikasi dalam jaringan
c.     Chapter 3 : Aplication Layer Functionality and Protocols
d.    Chapter 4 : OSI Transport Layer
e.     Chapter 5 : Network Layer (Layer 3)
 
 
 
Chapter 1
Living in a Network Centric World
 
Menjelaskan:

- bagaimana jaringan mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

- Peran jaringan data dalam jaringan manusia.

- Mengidentifikasi komponen kunci dari setiap jaringan data.

- Mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ditimbulkan oleh jaringan konvergensi.

- karakteristik dari arsitektur jaringan: toleransi kesalahan, skalabilitas, kualitas layanan dan keamanan.

- Menginstal dan menggunakan klien IRC dan server Wiki.

Pembahasan:
Jaringan mempengaruhi kehidupan sehari-hari :
Kita mengetahui bahwa jaringan dapat memudahkan kita dalam beberapa aspek kehidupan sehari-hari,contohnya saja kita bisa mengakses bank via online,mengetahui ramalan cuaca,bahkan mengetahui trafik kepadatan jalan. Kita juga bisa saling berbagi dengan orang lainnya di belahan dunia lain contohnya BLOG,WIKI,Streaming video dan music. Bahkan sekarang banyak sekali istilah “sekolah online”,artinya bahwa pengajar dan murid bisa saling melakukan aktivitas ajar-mengajar tanpa saling bertemu secara langsung.
Alat-alat yang digunakan untuk mengakses internet atau jaringan ini banyak sekali,hal yang sering kita jumpai adalah handphone,PC,Laptop,dan gadget-gadget lainya.
 
Karakteristik dasar dalam jaringan.
-          Hal pertama adalah mengetahui peraturan-peraturan yang telah disetujui badan organisasi tertentu yang berwenang.
-          Informasi yang penting membutuhkan pengiriman ulang
-          Berbagai macam cara berkomunikasi mempengaruhi penyampaian informasi
 
Beberapa elemen yang membentuk sebuah jaringan.
 
-          Device : alat komunikasi yang berhubungan
-          Media : perantara anatara device yang berkomunikasi
-          Messages : informasi yang dibawa dalam jaringan
-          Rules : peraturan bagaimana informasi tersebut dapat berada di dalam jaringan
 
Converged network.
            Converged network artinya adalah dalam sebuah jaringan,jaringan tersebut harus dapat membawa informasi dalam bentuk apa saja,contohnya,suara,video,data biasa.
 
Menjelaskan 4 karakteristik yang harus ada dalam membangun sebuah jaringan.
 
Fault tolerance
            Fault tolerance adalah kondisi dimana jika dalam sebuah jaringan terjadi suatu masalah,dan masalah tersebut dapat teratasi. Contohnya,jika pada suatu jaringan salah satu routernya rusak,makan jalur informasi harus dialihkan sehingga jaringan itu tidak mati.
 
 
 
Scalability
            Scalability dalam jaringan adalah,jaringan yang kita bangun itu dapat kita perluas tanpa mengubah ataupun melepaskan jaringan yang telah ada.
 
Quality of Servis
            Tentunya dalam sebuah jaringan kualitas jaringan tersebut haruslah terjamin,hal ini akan menaikan harga jual apabila kita merupakan penyedia jasa jaringan atau internet.
 
Security
            Keamanan adalah sebuah konsekuensi yang harus diterima dalam sebuah jaringan,dimana kita dapat mengakses data seseorang,dan seseorang itu juga dapat mengakses data kita,bahkan data private,seperti no.rekening, password,dan lain-lain.
 
 
Strukture internet
 
Jaringan itu bertingkat,ISP lokak yang biasa kita pakai dirumah atau dikampus merukan penyedia layanan internet dimana mereka juga membeli suatu bandwith dari perusahaan lain. Supaya lebih jelas lihat pada gambar dibawah.
 
 
 
Faktor yang mempengaruhi Quality of Service
 
Dalam jaringan ada namanya sebuah prioritas dalam mengirimkan data,nah data yang di prioritaskan dikirim lebih dahulu ini contohnya,suara dan video,karena kedua data ini rentan dengan namanya delay.
 
 Contoh pengiriman data dengan menggunakan QOS dan tidak menggunakan QOS ada pada gambar dibawah:
 
 
Cara dasar untuk mengamankan suatu jaringan.
-          Menggunakan otentifikasi user dan juga mengaenkripsi data
-          Menggunakan program-program lainya,seperti firewall, anti-virus
-          Membuat server lebih dari satu,bahkan mempertimbangakan sisi geologis bencana alam.
 
 
 
 
Chapter 2
Komunikasi dalam jaringan
 
Menjelaskan:
§ Menjelaskan struktur jaringan,sehingga device dan media dapat bekerja
§ Menjelaskan fungsi protocol dala jaringan komunikasi
§ Menjelaskan layer-layer dalam jaringan
§ Menjelaskan setiap layer,model OSI dan TCP/IP
§ Menjelaskan pentingnya pengalamatan dan penamaan dalam jaringan komunikasi
Pembahasan:
Menentukan elemen-elemen komunikasi
                3 elemen komunikasi
o   Pengirim informasi/sumber
o   Penerima informasi/tujuan
o   Media/chanel
Bagaimana data itu terhubung
                Data dalam jaringan di potong-potong hingga menjadi kecil yang disebut segmen,proses ini terjadi pada layer transport.
 
Komponen dalam jaringan
-          Hardware
-          Software
Tidak ada jaringan yang tidak menggunakan software untuk pengaksesanya.
 
End device dan perannya dalam jaringan
-          end device itu adalah device yang berhubungan langsung dengan user/manusia,seperti PC,HP,Laptop,maupun Server.
-          peran end device dalam jaringan ada 3,yaitu sebagai client,sebagai server,bahkan sebagai kedua-duanya.
 
Mengenal intermediary device
Intermediary device adalah device yang mana berfungsi sebagai penerus,device ini hanya untuk dilewati oleh data.
 
Membedakan media perantara dalam jaringan
Ada 3 jenis media perantara
o   copper/tembaga,contohnya RJ45
o   fiber optic
o   wireless
LAN
                LAN (Local Area Network)biasanya jaringan yang ada di rumah-di kampus,ataupun dikantor,ini artinya LAN mempunyai cakupan daerah yang kecil.
WAN
                WAN (Wide Area Network) ini lebih besar cakupannya dari pada sebuah LAN,dari sisi geografispun WAN dapat menghubungkan antara pulau.
INTERNET
                Gabungan seluruh jaringan yang tehubung menjadi satu
 
Lambang-lambang dalam jaringan
 
 
Protokol
-          Protocol yang memungkinkan device dapat berkomunikasi dengan baik .
-          Macam-macam protokal dan bagaimana mereka terhubung
 
-          Teknologi independn protocol,banyak device yang berkomunikasi menggunakan protocol set yang sama. Itu karena protocol menentukan fungsi dari sebuah jaringan,bukan teknologi yang mendasari fungsi ini.
Layer model TCP/IP
 
                Proses komunikasi dalam layer model TCP/IP adalah setiap layer pada souch bekerjasama dengan layer yang sama pada destination.
 
 
Proses mengapsulasi data dalam jaringan,agar lebih jelas lihat pada gambar:
 
 
 
                Terlihat pada gambar diatas bahwa data yang kita kirimkan itu tidak berbentuk data dikirimkan lewat jaringan,namun data tersebut berubah menjadi beberapa bentuk. Pada layer application data belum berubah,namun ketika masuk ke layer transport,data tersebut dipotong hingga menjadi segmen,dan kemudia ditambahkan header,ketika memasuki layer internet data diberikan header baru dan berubah menjadi paket,dan ketika di layer network access paket-paket tersebut diberikan frame,frame berguna untuk pengecekan eror bila terjadi kesalahan dalam pengiriman data,kemudian paket-paket tersebut diubah menjadi bentuk biner.
 
Layer model OSI
Bagian OSI layer dan perbandingannya dengan model TCP/IP
 
 
 
                Tiga laya teratas dalam model OSI disebut 3 upper layer,3 layer ini kalau dalam model TCP/IP menjadi 1 layer yaitu layer application. Layer transport dan network pada OSI sama dengan layer transport dan internet pada TCP/IP. Layer datalink dan physical pada OSI digabung menjadi satu ketika di TCP/IP.
 
Bagaimana Proses kapsulasi dan enkapsulasi?
 
 
                Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa data yang dikirimkan ketika melewati layer transport akan dipecah dan diberikan header yang berisi port,lalu ketika di layer network diberikan lagi header yang berisi IP,dan ketika di layer data link ditambahkan frame yang berisi mac address source,dan terakhir informasi tersebut diubah dalam bentuk biner,yang kemudian akan terjadi proses kebalikannya pada si destination.
 
 
 
Chapter 3
Application Layer Functionality and Protocols
 
Menjelaskan:
-          Jelaskan bagaimana fungsi dari lapisan tiga teratas dari model OSI yang menyediakan layanan jaringan untuk mengakhiri aplikasi pengguna.
-          Jelaskan bagaimana Aplikasilapisan TCP / IP protokol menyediakan layanan ditentukan oleh lapisan atas dari model OSI.
-          Tentukan bagaimana orang menggunakan lapisan Aplikasi untuk berkomunikasi di jaringan informasi.
-          Jelaskan fungsi terkenal aplikasi TCP / IP, seperti World Wide Web dan email, dan layanan terkait mereka (HTTP, DNS, SMB, DHCP, STMP / POP, dan Telnet).
-          Jelaskan proses sharingfile yang menggunakan peer-to-peer aplikasi dan protokol Gnutella.
-          Jelaskan bagaimana protokol memastikan layanan yang berjalan pada satu jenis perangkat dapat mengirim dan menerima data dari banyak perangkat jaringan yang berbeda.
-          Gunakan alat analisis untuk memeriksa jaringan dan menjelaskan bagaimana pengguna aplikasi umum bekerja.
 
Pembahasan:
Fungsi dari lapisan tiga teratas dari model OSI
              Sistem Buka Interkoneksi Model referensi adalah representasi, berlapis abstrak dibuat sebagai pedoman untuk desain protokol jaringan. Model OSI membagi proses jaringan menjadi tujuh lapisan logis, masing-masing memiliki fungsi yang unik dan yang ditugaskan layanan dan protokol tertentu.
              Dalam model ini, informasi akan diteruskan dari satu lapisan ke berikutnya, mulai pada layer Aplikasi pada host transmisi, melanjutkan ke hirarki ke lapisan fisik, kemudian melewati saluran komunikasi ke host tujuan, di mana informasi hasil kembali hirarki, berakhir pada layer Aplikasi. Angka tersebut menggambarkan langkah-langkah dalam proses ini.
a.      Application Layer
       Application Layer merupakan, adalah lapisan ketujuh atau lapisan atas dari kedua OSI dan TCP / IP model. Ini adalah lapisan yang menyediakan antarmuka antara aplikasi yang kami gunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasari di mana pesan kita ditransmisikan. Protokol lapisan aplikasi yang digunakan untuk pertukaran data antara program yang berjalan pada host sumber dan tujuan. Ada banyak protokol lapisan aplikasi dan protokol baru selalu sedang dikembangkan. berjalan pada host sumber dan tujuan. Ada banyak protokol lapisan aplikasi dan protokol baru selalu sedang dikembangkan.
       Meskipun protokol TCP / IP dikembangkan sebelum definisi model OSI, fungsi dari TCP / IP protokol lapisan aplikasi sesuai dengan kasar ke dalam kerangka dari tiga lapisan atas dari model OSI: Aplikasi, Presentasi dan Sesi lapisan.
       Kebanyakan aplikasi protokol TCP / IP lapisan dikembangkan sebelum munculnya komputer pribadi, antarmuka pengguna grafis dan objek multimedia. Akibatnya, mengimplementasikan protokol ini sangat sedikit dari fungsi yang ditentukan dalam model OSI dan Presentasi Sesi lapisan.

b.      Presentation Layer
Lapisan Presentasi memiliki tiga fungsi utama:
1.      Pengkodean dan konversi data lapisan Aplikasi untuk memastikan bahwa data dari perangkat sumber dapat diinterpretasikan oleh aplikasi yang sesuai pada perangkat tujuan.
2.      Kompresi data dengan cara yang dapat didekompresi oleh perangkat tujuan.
3.      Enkripsi data untuk transmisi dan dekripsi data pada saat diterima oleh tujuan.
Presentasi lapisan implementasi biasanya tidak terkait dengan tumpukan protokol tertentu. Standar untuk video dan grafis adalah contoh. Beberapa yang terkenal meliputi standar untuk video QuickTime dan Motion Picture Expert Group (MPEG). QuickTime adalah Apple Computer spesifikasi untuk video dan audio, dan MPEG merupakan standar untuk kompresi video dan coding.
                     Di antara yang terkenal format gambar grafis Graphics Interchange Format (GIF), Joint Photographic Experts Group (JPEG), dan Tagged Image File Format (TIFF). GIF dan JPEG adalah standar kompresi dan pengkodean untuk gambar grafis, dan TIFF adalah format pengkodean standar untuk gambar grafis.
 
c.      Session Layer
                     Sepertinamadari lapisanSesimenyiratkan, fungsipada lapisan inimenciptakan dan mempertahankandialogantara sumber dantujuanaplikasi. LapisanSesimenanganipertukaran informasiuntuk memulaidialog, membuat mereka tetapaktif, danuntuk merestartsesiyangtergangguatau idleuntukjangka waktu yang panjang.
                     Kebanyakan aplikasi, seperti web browseratau e-mail client, menggabungkan fungsidarilapisan, OSI5 6dan 7.
  
Layer Applikasi TCP / IP protokolmenyediakan layanan ditentukan oleh lapisan atas dari model OSI.
            TCPyang paling banyakdikenalprotokolAplikasi/IPlapisanadalah merekayang menyediakanuntuk pertukaraninformasi pengguna. Protokol inimenentukan formatdan informasikontrol yang diperlukanuntuk banyakfungsikomunikasi internetumum.Di antaraprotokol TCP / IPadalah:
ü Domain Name ServiceProtocol (DNS) digunakan untuk menyelesaikan namake alamat IPInternet.
ü HypertextTransfer Protocol(HTTP) digunakan untuk mentransferfile yang membentukhalaman webdariWorld Wide Web.
ü Simple Mail Transfer Protocol(SMTP) digunakan untuk transfermail danlampiran.
ü Telnet, sebuah protokolemulasi terminal, digunakan untuk menyediakan akses remoteke serverdan perangkatjaringan.
ü File Transfer Protocol(FTP) yang digunakanuntuk transfer fileinteraktifantara sistem.
      ProtokoldalamTCP / IP suiteumumnyadidefinisikan olehPermintaan untuk Komentar(RFC). Internet EngineeringTask ForcemenjagaRFCsebagaistandar untukTCP / IP suite.
 
Cara orang menggunakan Aplikasi Layer untuk berkomunikasi di jaringan informasi.
            Fungsi yang terkait dengan protokol lapisan aplikasi jaringan memungkinkan kita sebagai manusia untuk antarmuka dengan jaringan data yang mendasarinya. Ketika kita membuka web browser atau jendela pesan instan, aplikasi dimulai, dan program ini dimasukkan ke dalam memori perangkat di mana ia dieksekusi. Setiap program melaksanakan dimuat pada perangkat ini disebut sebagai suatu proses.
            Dalam lapisan Aplikasi, ada dua bentuk program perangkat lunak atau proses yang menyediakan akses ke jaringan: aplikasi dan layanan.
a.         Applikasi Network-Aware
            Aplikasi Network-Aware adalah program perangkat lunak yang digunakan oleh orang-orang untuk berkomunikasi melalui jaringan. Beberapa pengguna akhir aplikasi adalah jaringan-sadar, yang berarti bahwa mereka mengimplementasikan protokol lapisan aplikasi dan mampu berkomunikasi langsung dengan lapisan bawah protokol stack. E-mail client dan web browser adalah contoh dari jenis aplikasi.
 
      b.         Layanan Lapisan aplikasi
      Program lain mungkin perlu bantuan dari layanan lapisan Aplikasi untuk menggunakan sumber daya jaringan, seperti transfer file atau spooling jaringan cetak. Meskipun transparan kepada pengguna, layanan ini adalah program yang antarmuka dengan jaringan dan menyiapkan data untuk transfer. Jenis data yang berbeda - apakah itu adalah teks, grafis, atau video - membutuhkan layanan jaringan yang berbeda untuk memastikan bahwa itu adalah benar dipersiapkan untuk diproses oleh fungsi yang terjadi pada lapisan bawah dari model OSI.
      Dalam model OSI, aplikasi yang berinteraksi langsung dengan orang-orang yang dianggap berada di atas tumpukan, sebagaimana rakyat sendiri. Seperti semua lapisan dalam model OSI, lapisan Aplikasi bergantung pada fungsi dari lapisan bawah dalam rangka untuk menyelesaikan proses komunikasi. Dalam lapisan aplikasi, protokol menentukan apa pesan yang dipertukarkan antara sumber dan host tujuan, sintaks dari perintah kontrol, jenis dan format data yang ditransmisikan, dan metode yang tepat untuk pemberitahuan kesalahan dan pemulihan.
 
c.             The Client / Server model
      Dalam model klien / server, perangkat yang meminta informasi disebut klien dan perangkat menanggapi permintaan disebut server. Klien dan server proses dianggap berada di lapisan aplikasi. Klien dimulai pertukaran dengan meminta data dari server, yang merespon dengan mengirimkan satu atau lebih aliran data ke klien. Protokol lapisan aplikasi menggambarkan format permintaan dan respon antara klien dan server. Selain transfer data aktual, pertukaran ini juga mungkin memerlukan informasi kontrol, seperti otentikasi pengguna dan identifikasi dari sebuah file data yang akan ditransfer.
      Salah satu contoh dari jaringan klien / server adalah lingkungan perusahaan di mana karyawan sebuah perusahaan menggunakan server e-mail untuk mengirim, menerima dan menyimpan e-mail. Klien e-mail pada masalah karyawan komputer permintaan ke server e-mail untuk setiap mail yang belum dibaca. Server merespon dengan mengirimkan diminta e-mail ke klien.
 
 
Servers
      Dalam konteks jaringan umum, perangkat yang merespon permintaan dari aplikasi-aplikasi client berfungsi sebagai server. Sebuah server biasanya merupakan komputer yang berisi informasi untuk dibagikan dengan banyak sistem klien. Misalnya, halaman web, dokumen, database, gambar, video, dan file audio semuanya dapat disimpan pada server dan dikirimkan ke klien meminta. Dalam kasus lain, seperti printer jaringan, server cetak memberikan permintaan klien cetak ke printer tertentu.
      Berbagai jenis aplikasi server mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda untuk akses klien. Beberapa server mungkin memerlukan otentikasi informasi account pengguna untuk memverifikasi apakah pengguna memiliki izin untuk mengakses data yang diminta atau menggunakan operasi tertentu. Server tersebut bergantung pada daftar pusat account pengguna dan otorisasi, atau izin, (baik untuk akses data dan operasi) yang diberikan untuk tiap user. Bila menggunakan klien FTP, misalnya, jika Anda meminta untuk meng-upload data ke server FTP, Anda mungkin memiliki izin untuk menulis ke folder pribadi Anda tetapi tidak untuk membaca file lainnya di situs.
 
Proses sharing file yang menggunakan peer-to-peer aplikasi dan protokol Gnutella.
 
Aplikasi Peer-to-Peer
      Sebuah aplikasi peer-to-peer (P2P), tidak seperti jaringan peer-to-peer, memungkinkan perangkat untuk bertindak sebagai klien dan server dalam komunikasi yang sama. Dalam model ini, setiap klien adalah server dan setiap server klien. Keduanya dapat memulai komunikasi dan dianggap sama dalam proses komunikasi. Namun, peer-to-peer aplikasi mensyaratkan bahwa setiap perangkat akhir menyediakan antarmuka pengguna dan menjalankan layanan latar belakang. Ketika Anda meluncurkan sebuah aplikasi peer-to-peer tertentu itu memanggil user interface yang dibutuhkan dan layanan latar belakang. Setelah itu perangkat dapat berkomunikasi secara langsung.
      Peer-to-peer aplikasi dapat digunakan pada peer-to-peer, klien / server jaringan, dan di Internet.
 
Protocol Gnutella
      Dengan aplikasiP2Pdidasarkanpada protokolGnutella, orang dapat membuatfile padahard disk merekatersedia bagi orang lainuntukmen-download.Gnutella-kompatibel perangkat lunak klienmemungkinkanpengguna untuk terhubung kelayananGnutellamelalui Internet danuntuk menemukan danmengakses sumber dayabersama olehrekan-rekanlainnyaGnutella.
Aplikasi P2P banyak yang tidak menggunakan database pusat untuk merekam semua file yang tersedia pada rekan-rekan. Sebaliknya, perangkat pada jaringan setiap memberitahu yang lain file apa yang tersedia saat query dan menggunakan protokol Gnutella dan layanan untuk mendukung sumber daya lokasi. Lihat gambar.
Ketika pengguna terhubung ke layanan Gnutella, aplikasi klien akan mencari node Gnutella lain dapat terhubung ke. Node ini menangani permintaan untuk lokasi sumber daya dan balasan kepada mereka permintaan. Mereka juga mengatur pesan kontrol, yang membantu layanan menemukan node lain. Transfer file yang sebenarnya biasanya bergantung pada layanan HTTP.
 
Protokol Gnutella mendefinisikan lima jenis paket yang berbeda:
ping                           :    perangkat untuk penemuan
pong                          :    sebagai membalas ping
permintaan                 :    untuk file location
permintaan hit             :    sebagai membalas query
push                          :    sebagai permintaan men-download
 
Bagaimana protokol memastikan layanan yang berjalan pada satu jenis perangkat dapat mengirim dan menerima data dari banyak perangkat jaringan yang berbeda.
DNS (Domain Name System)
            Dalam jaringan data, perangkat diberi label dengan alamat IP numerik, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam mengirim dan menerima pesan melalui jaringan. Namun, kebanyakan orang memiliki kesulitan mengingat alamat numerik. Oleh karena itu, nama domain diciptakan untuk mengkonversi alamat numerik menjadi nama, sederhana dikenali.
            Domain Name System (DNS) diciptakan untuk nama domain untuk alamat resolusi untuk jaringan ini. DNS menggunakan seperangkat server didistribusikan untuk menyelesaikan nama-nama yang terkait dengan alamat nomor.
            Protokol DNS mendefinisikan layanan otomatis yang cocok nama dengan alamat sumber daya jaringan yang diperlukan numerik. Ini termasuk format untuk pertanyaan, tanggapan, dan format data. DNS protokol komunikasi menggunakan format tunggal yang disebut pesan. Ini format pesan yang digunakan untuk semua jenis permintaan klien dan respon server, pesan kesalahan, dan transfer informasi antara server resource record.

 

Chapter 4

OSI Transport Layer

Menjelaskan:

1.    Menjelaskan peran protokol Transport Layer dan jasa dalam mendukung komunikasi di seluruh jaringan data

2.      Menganalisis aplikasi dan operasi dari mekanisme TCP yang mendukung keandalan

3. Menganalisis aplikasi dan operasi dari mekanisme TCP yang mendukung reassemblydan mengelola kehilangan data.

4.      Menganalisis operasi UDP untuk mendukung berkomunikasi antara dua proses diperangkat akhir

Pembahasan:

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization(ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dariOpen System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyakprotokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

*       Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.

*       Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.

*       Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati. 

Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

 

OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IPDECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference ModelOSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
 
 
§ OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut
Lapisan ke-
Nama lapisan
Keterangan
7
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalahHTTPFTPSMTP, dan NFS.
6
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalamWindows NT) dan juga Network shell(semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melaluiinternetworking dengan menggunakan routerdan switch layer-3.
2
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnyaMedia Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hubbridge,repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
 
Transport Layer merupakan Layer ke-empat dari OSI Referensi model. Layer ini benar benar bertindak sebagai penghubung antara layer bagian atas dan layer dibawahnya. karena fungsi ini, secara keseluruhan tugas dari layer ini adalah untuk menyediakan segala fungsi yang diperlukan untuk memungkinkan terjadinya komunikasi software aplikasi pada komputer yang berbeda.
 
 
Pada waktu tertentu komputer mungkin menjalankan banyak software aplikasi yang berbeda (multitasking) semua berusaha untuk mengirim danmenerima data. Lapisan transport dibebankan dengan menyediakan sarana bagi aplikasi ini, sehingga semua bisa mengirim dan menerima data. Dengan demikian, lapisan transport kadang-kadang dikatakan bertanggung jawab untuk transport end-to-end atau host-to-host. Untuk mencapai sebuah komunikasi, disyaratkan lapisan transpor melakukan pekerjaan yang berbeda, namun saling terkait. Misalnya, untuk transmisi, protokol transport layer harus melacak dari aplikasi mana data berasal, kemudian menggabungkan data ini menjadi aliran data tunggal untuk dikirim ke layer lebih bawah. Sedangkan pada perangkat penerima harus membalikkan proses ini, yaitu memecahkan data dan menyalurkan ke aplikasi yang sesuai. Layer ini juga bertanggung jawan untuk menentukan pemecahan jumlah data aplikasi yang besar dibagi menjadi blok blok yang lebih kecil untuk dapat ditransmisi.
Fungsi kunci lainya dari transport layer adalah untuk menyediakan layanan koneksi bagi protokol dan aplikasi yang berjalan di layer atas. Ini dapat dikategorikan dalam dua hal yaitu : Layanan Connection-Oriented dan Layanan Connectionless-Oriented. Keduanya memiliki fungsi masing masing. Protokolnya yaitu : Transmission Control Protocol (TCP) ini menggunakan layanan Connection-Oriented sedangkan User Datagram Protocol (UDP) menggunakan Layanan Connectionless-Oriented. 
 
Fungsi fungsi yang sering dilakukan pada layer transport :
o    Process-Level Addressing: Pengalamatan juga dilakukan pada layer ini, dimana digunakan untuk membedakan program software pada layer layer diatasnya.
o    Multiplexing and Demultiplexing: Menggunakan pengalamatan pada process-level Addressing, protokol layer transport menerima data yang diterima dari banyak program aplikasi yang berbeda, kemudian menggabungkan ke dalam satu aliran data yang akan dikirim (proses Multiplexing). Protokol yang sama di device penerima, melakukan proses kebalikannya (Demultiplexing) memecahkan aliran data tersebut kemudian mengarahkankan ke program aplikasi yang sesuai.
o    Segmentation, Packaging and Reassembly: Segmentasi pada transport layer memecahkan jumlah data yang besar menjadi blok blok kecil (Packaging), kemudiaan pada device penerima akan menggabungkan mereka kembali (Reassembly).
o    Connection Establishment, Management and Termination: Protokol transport layer yang connection-oriented bertanggung jawab atas serangkaian komunikasi yang diperlukan untuk membuat sambungan, memelihara data dikirim, dan kemudian mengakhiri koneksi ketika tidak lagi diperlukan.
o    Acknowledgments and Retransmissions: Setiap pengiriman data terjadi pada transport layer akan dilakukan pencatatan waktu (timer), jika data diterima pada device penerima, si penerima akan mengirim sebuah Acknowledgments, untuk menunjukkan bahwa transmisi sukses. Jika tidak, sebelum timer expire, data tersebut akan dikirim kembali.
o    Flow Control: protokol lapisan Transport yang menawarkan pengiriman handal juga sering mengimplementasikan fitur flow control. Fitur-fitur ini memungkinkan satu perangkat dalam komunikasi untuk menentukan kecocokan antara pengirim dan penerima, misalnya ketidakcocokan dalam hal kecepatan, ini akan dideteksi dan ditangani.
 
Server UDP mendengarkan permintaan
Aplikasi server
1.     Client permintaan DNS akan diterima pada port 53
2.     Client permintaan Radius akan diterima pada port 1812
 
 
 
Chapter 5
Network Layer (Layer 3)
 
Membahas:
§ Mengidentifikasi peran Network Layer, seperti menggambarkan komunikasi dari satu perangkat ke perangkat lain ujung akhir
§ Periksa protokol Network Layer yang paling umum, Internet Protocol (IP), dan fitur-fiturnya untuk menyediakan layanan connectionless dan terbaik-upaya
§ Memahami prinsip-prinsip yang digunakan untuk memandu pembagian ataupengelompokan perangkat ke jaringan
§ Memahami hirarki pengalamatan perangkat dan bagaimana ini memungkinkankomunikasi antara jaringan
§ Memahami dasar-dasar rute, alamat hop berikutnya dan forwarding paket ke jaringan tujuan
 
Pembahasan:
Definisi: Sebuah protokol jaringan mendefinisikan aturan-aturan dan konvensi untuk komunikasi antara perangkat jaringan. Protokol untuk jaringan komputer semua umumnya menggunakan teknik paket switching untuk mengirim dan menerima pesandalam bentuk paket.
Protokol jaringan termasuk mekanisme untuk perangkat untuk mengidentifikasi danmembuat koneksi dengan satu sama lain, serta format aturan yang menentukan bagaimana data dikemas ke dalam pesan yang dikirim dan diterima. Beberapa protokoljuga mendukung pengakuan pesan dan kompresi data yang dirancang untuk komunikasijaringan yang handal dan / atau kinerja tinggi. Ratusan protokol jaringan komputer yang berbeda telah dikembangkan masing-masing dirancang untuk tujuan tertentu dan lingkungan.
Lapisan ketiga terendah dari Model Referensi OSI adalah lapisan jaringan. Jika lapisan data link adalah salah satu yang pada dasarnya mendefinisikan batas-batas apa yang dianggap jaringan, lapisan jaringan adalah salah satu yang mendefinisikan bagaimana internetwork (saling berhubungan jaringan) fungsi. Lapisan jaringan adalah yang terendah dalam model OSI yang berkaitan dengan benar-benar mendapatkan data dari satu komputer ke komputer lain bahkan jika itu adalah pada sebuah network remote, sebaliknya, data link lapisan hanya berkaitan dengan perangkat yang lokal satu sama lain.

Sementara semua lapisan 2 sampai 6 dalam OSI Reference Model berfungsi untuk bertindak sebagai "pagar" antara lapisan bawah mereka dan lapisan atas mereka, lapisan jaringan sangat penting dalam hal ini. Ini adalah pada lapisan ini bahwa transisi benar-benar dimulai dari fungsi yang lebih abstrak dari lapisan yang lebih tinggi-yang tidak menyibukkan diri dengan data sebanyak-pengiriman ke dalam tugas khusus yang diperlukan untuk mendapatkan data ke tujuannya. Lapisan transport, yang berkaitan dengan lapisan jaringan dalam berbagai cara, terus ini "transisi abstraksi" saat Anda naik tumpukan protokol OSI.


Network Layer Fungsi
Beberapa pekerjaan tertentu biasanya dilakukan oleh lapisan jaringan meliputi:
·         Logical Addressing: Setiap perangkat yang berkomunikasi melalui jaringan memiliki keterkaitan dengan alamat logis, kadang-kadang disebut lapisan tiga alamat. Sebagai contoh, di Internet, Internet Protocol (IP) adalah protokol lapisan jaringan dan setiap mesin memiliki alamat IP. Perhatikan bahwa mengatasi dilakukan pada layer data link juga, tetapi mereka merujuk ke alamat perangkat fisik lokal. Sebaliknya, alamat logis yang independen dari perangkat keras tertentu dan harus unik di suatu internetwork keseluruhan.
·         Routing: Memindahkan data di serangkaian jaringan interkoneksi mungkin fungsi mendefinisikan lapisan jaringan. Ini adalah tugas dari perangkat dan rutin perangkat lunak yang berfungsi pada lapisan jaringan untuk menangani paket yang masuk dari berbagai sumber, menentukan tujuan akhir mereka, dan kemudian mencari tahu di mana mereka harus dikirim untuk mendapatkan mereka di mana mereka harus pergi.Saya membahas routing dalam model OSI lebih lengkap dalam topik ini di topik pada koneksi perangkat langsung, dan menunjukkan cara kerjanya dengan cara analogi model OSI.
·         Datagram Enkapsulasi: Lapisan jaringan biasanya merangkum pesan yang diterima dari lapisan yang lebih tinggi dengan menempatkan mereka ke dalam datagram (juga disebut paket) dengan sebuah header lapisan jaringan.
·         Fragmentasi dan Reassembly: Lapisan jaringan harus mengirim pesan ke lapisan data link untuk transmisi. Beberapa teknologi data link layer memiliki batasan pada panjang setiap pesan yang dapat dikirim. Jika paket yang lapisan jaringan ingin mengirim terlalu besar, lapisan jaringan harus membagi paket up, mengirim masing-masing bagian ke lapisan data link, dan kemudian memiliki potongan-potongan disusun kembali begitu mereka tiba di lapisan jaringan pada mesin tujuan. Sebuah contoh yang baik adalah bagaimana hal ini dilakukan oleh Internet Protocol.
·         Penanganan Kesalahan dan Diagnostik: protokol khusus digunakan pada lapisan jaringan untuk memungkinkan perangkat yang terhubung secara logis, atau yang mencoba untuk lalu lintas rute, untuk bertukar informasi tentang status host pada jaringan atau perangkat sendiri.
 
 
Diagram ini menggambarkan lapisan Network (Layer 3) dari model OSI. Layer Network menambahkan konsep routing di atas lapisan Data Link. Seperti digambarkan di atas,saat data tiba pada lapisan Network, sumber dan tujuan alamat yang terkandung di dalam bingkai masing-masing memeriksa untuk menentukan apakah data telah mencapai tujuan akhir. Jika data telah mencapai tujuan akhir, format Jaringan lapisandata menjadi paket-paket dikirim ke lapisan Transport. Jika tidak, pembaruan Jaringanlapisan alamat tujuan dan mendorong frame kembali ke lapisan bawah.

Untuk mendukung routing, layer Network mempertahankan alamat logis seperti alamat IP untuk perangkat pada jaringan. Lapisan Jaringan juga mengelola pemetaan antara alamat logis dan alamat fisik. Dalam jaringan IP, pemetaan ini dicapai melalui Address Resolution Protocol (ARP).
 
TCP/IP 
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standarkomunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routableyang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.
 
 
Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram, TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut:
§ Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol(HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP),Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).
§ Protokol lapisan antar-host: berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol(UDP).
§ Protokol lapisan internetwork: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
§ Protokol lapisan antarmuka jaringan: bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet danToken Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), sertaAsynchronous Transfer Mode (ATM)).
 
Header paket IPv4
 


Internet Protocol (IP) menggunakan layanan paket Datagram untuk mentransfer data antara sistem akhir menggunakan router.

Header paket IPv4 terdiri dari 20 byte data.
 Pilihan ada di dalam header yang memungkinkan byte lanjut opsional yang akan ditambahkan, tapi ini biasanya tidak digunakan (dengan pengecualian sesekali sesuatu yang disebut "Router Pemberitahuan"). Header lengkap ditunjukkan di bawah ini:

A summary of the contents of the internet header follows:
 
 

Bidang header dibahas di bawah ini:

-Versi (selalu set ke 4 nilai dalam versi IP)

-Header IP Panjang (jumlah 32-bit kata-kata membentuk header, biasanya lima)

-Jenis Layanan (Ketentuan), yang sekarang dikenal sebagai Kode Titik Layanan Differentiated (DSCP) (biasanya diatur ke 0, tapi mungkin menunjukkan kebutuhan tertentu Kualitas Layanan dari jaringan,
 
   -DSCP mendefinisikan cara router harus paket antrian sementara mereka sedang menunggu untuk diteruskan).

-Ukuran datagram (dalam bytes, ini adalah panjang gabungan dari header dan data)

-Identifikasi (16-bit nomor yang bersama-sama dengan alamat sumber paket ini secara unikmengidentifikasi - yang digunakan selama reassembly datagram terfragmentasi)

-Bendera (urutan tiga bendera (salah satu dari 4 bit tidak terpakai) digunakan untuk mengendalikan apakah router diijinkan untuk fragmen paket (yaitu Jangan Fragmen, DF, bendera), dan untuk menunjukkan bagian-bagian dari sebuah paket ke penerima)
-Fragmentasi Offset (byte dari hitungan awal paket yang dikirim asli, ditetapkan oleh semua router yang melakukan fragmentasi IP router)

-Time To Live (Jumlah hop / link yang paket dapat diarahkan melalui, decremented oleh kebanyakan router - digunakan untuk mencegah routing loop disengaja)

-Protokol (Layanan Akses Point (SAP) yang menunjukkan jenis paket transportasi sedang dilakukan (misalnya 1 = ICMP; 2 = IGMP; 6 = TCP; 17 = UDP).


Alamat sumber (alamat IP dari pengirim asli dari paket)

Alamat Tujuan (alamat IP dari tujuan akhir dari paket)
Pilihan (biasanya tidak digunakan, tetapi, bila digunakan, panjang header IP akan lebih besar dari lima 32-bit kata-kata untuk menunjukkan ukuran dari bidang pilihan)
 
Pengelompokan Perangkat Jaringan dan Mengatasi menjadi hirarkis:

Internet asli - sebuah beberapa pengguna terpercaya, tidak ada masalah keamanan. Kebutuhan keamanan telah berubah secara dramatis. Membagi jaringan berdasarkan akses kepemilikan dapat berarti dilarang, diperbolehkan, atau dipantau. Mis kuliah jaringan - admin, penelitian, dan jaringan mahasiswa. Keamanan antara jaringan diimplementasikan pada router atau firewall di perimeter jaringan.
Internet = jutaan host yang diidentifikasi oleh IP yang unik.

Jika setiap host harus tahu alamat semua host yang sangat akan menurunkan kinerja mereka.
Membagi jaringan sehingga host yang membutuhkan untuk berkomunikasi bersama-sama mengurangi overhead (o / h) host perlu mengetahui semua IP. Untuk semua tujuan lainnya, host hanya perlu tahu alamat dari sebuah router. Router ini disebut gateway. Ini berfungsi sebagai jalan keluar dari jaringan itu.

Mengatasi hirarkis:
 
Sebuah alamat hirarkis secara unik mengidentifikasi setiap host. Ini juga memiliki tingkat yang membantu paket forwarding di internetwork, memungkinkan pembagian berdasarkan level tersebut. Jadi, hirarki pengalamatan mendukung komunikasi antara internetwork. Alamat pos adalah contoh dari alamat hirarkis. Mengacu hanya untuk tingkat alamat yang relevan (negara, negara, kota, dll) pada setiap tahap membuat proses ini sangat efisien. Tidak perlu pada setiap tahap untuk mengetahui rincian semua (kecuali terakhir). Alamat IP bekerja dalam cara yang sama. Alamat IP memiliki bagian jaringan dan bagian host.
Router meneruskan paket antara jaringan hanya menggunakan bagian jaringan. Setelah disampaikan, seluruh alamat akan telah digunakan untuk menyampaikan paket. Jika perlu, lapisan tambahan dapat dibuat menangani (bagian subnet).

IPv4
Kedua bagian jaringan dan host dari IP yang diperlukan. Untuk kenyamanan alamat IP dibagi dalam 4 oktet. Ditulis dalam notasi "bertitik Desimal" untuk dibaca manusia. EG. 192.168.18.57 (32 bit). IP hirarkis karena router hanya perlu tahu bagaimana untuk mencapai jaringan, bukan tuan rumah individu.
EG. "0,57" adalah host individu.

Bagian jaringan adalah sama untuk semua host dalam sebuah jaringan. Untuk membagi jaringan bagian host dapat dipotong menjadi beberapa kelompok. Untuk melakukan ini kita "meminjam" bit dari bagian host. Ini dipinjam bit host menjadi jaringan bit untuk subnet yang berbeda dalam jaringan asli. Subnet yang lebih sedikit menciptakan host per subnet.

Apapun, SEMUA 32 bit yang diperlukan untuk mengidentifikasi host individual.

IPv4 Notasi:
The # bit pada bagian jaringan disebut panjang prefiks.
Mis 192.168.18.57 -> jaringan menggunakan 24 bit sehingga prefix = / 24.
192.168.18.57/24
Sebuah 32-bit yang terpisah # (yaitu subnet mask) menunjukkan awalan.
255.255.255.0
Subnetting memperluas panjang awalan atau subnet mask.
Subnetting memberikan fleksibilitas untuk membagi jaringan.
Dalam bab ini contoh semua berasumsi / 24.

Dasar-dasar Rute:
Dalam sebuah jaringan, host tidak perlu router. Tapi, untuk mendapatkan "luar", bertindak sebagai router gateway.Konfigurasi tuan termasuk alamat default gateway. Alamat ini = interface router "paling dekat" ke host.Komunikasi antara gateway Aktifkan Jaringan.Untuk berkomunikasi dengan jaringan lain, tuan rumah menggunakan default gateway untuk meneruskan paket utside. Router perlu tahu di mana untuk forward paket berikutnya.disebut alamat-hop berikutnya.Router meneruskan paket ke hop berikutnya yang menawarkan jalan ke tujuan.

Packet Forwarding:
Jika tujuan berada dalam jaringan yang sama sebagai sumber, paket disampaikan tanpa perlu router.
Jika tidak dalam jaringan yang sama, paket dapat melintasi banyak jaringan dan router.(Payload tidak berubah).Pada setiap hop, keputusan forwarding berdasarkan informasi dalam header paket IP.

Default Gateway:
Diperlukan untuk mengirim paket keluar dari jaringan lokal.Jika jaringan tujuan tidak jaringan sumber yang sama, paket mengirim ke gateway.Default Gateway (Ditjen) jaringan dengan alamat jaringan host.
Host IP 192.168.1.23
IP gateway 192.168.1.1

Packet Forwarding:
Tidak ada paket dapat diteruskan tanpa rute.Untuk meneruskan paket tuan rumah harus memiliki rute. Router membuat keputusan forwarding untuk semua paket (routing). Untuk meneruskan paket router membutuhkan rute ke tujuan Jaringan tujuan mungkin jumlah hop jauhnya. Rute ini hanya menunjukkan hop berikutnya, bukan router akhir.

Routing:
Host rute "luar" paket ke Dirjen sebagai hop berikutnya mereka. PC dapat menambahkan rute manual lainnya, tapi ini tidak biasa. Semua rute pada host atau router disimpan dalam tabel routing. Router secara otomatis termasuk rute untuk jaringan yang terhubung jika dikonfigurasi dengan IP. Semua rute lain harus 1) dikonfigurasi secara manual, atau 2) belajar secara dinamis melalui protokol routing. Routing tabel menyimpan informasi tentang jaringan langsung terhubung dan jaringan jarak jauh.
Rute dalam tabel routing memiliki tiga ciri utama:
-Tujuan jaringan.
-Alamat hop berikutnya.
-Metrik (jarak, bandwidth, dll).
Sebuah router sesuai dengan alamat tujuan dalam header paket dengan tujuan jaringan rute dalam tabel routing dan meneruskan paket ke hop berikutnya. Jika ada beberapa rute, metrik yang digunakan untuk memutuskan rute mana yang muncul dalam tabel routing (yang lebih baik dalam beberapa cara). Paket tidak dapat diteruskan tanpa rute. Tidak = rute menjatuhkan paket. Router dapat menggunakan rute default untuk paket ke depan bila tidak ada rute tertentu yang tersedia.
 
 
Kesulitan dengan tabel routing


Kebutuhan untuk merekam rute ke nomor besar perangkat menggunakan ruangpenyimpanan yang terbatas merupakan tantangan besar dalam routing tabel konstruksi. Di Internet, alamat teknologi agregasi saat ini yang dominan adalah awalan bitwiseskema yang cocok disebut Classless Inter-Domain Routing (CIDR).

Karena dalam jaringan setiap node mungkin memiliki tabel routing yang valid, tabelrouting harus konsisten di antara berbagai node atau loop routing dapat berkembang.Hal ini terutama bermasalah dalam model hop-by-hop routing di mana efek bersih daritabel konsisten dalam router yang berbeda bisa untuk meneruskan paket dalam sebuahlingkaran tak berujung. Routing loop secara historis melanda routing, dan menghindarimereka adalah tujuan desain utama dari protokol routing.
 
Ditunjukkan di bawah ini adalah contoh dari apa yang tabel di atas dapat terlihat sepertipada rata-rata komputer yang terhubung ke internet melalui router rumah:
 
Network Destination
Netmask
Gateway
Interface
Metric
0.0.0.0
0.0.0.0
192.168.0.1
192.168.0.100
10
127.0.0.0
255.0.0.0
127.0.0.1
127.0.0.1
1
192.168.0.0
255.255.255.0
192.168.0.100
192.168.0.100
10
192.168.0.100
255.255.255.255
127.0.0.1
127.0.0.1
10
192.168.0.255
255.255.255.255
192.168.0.100
192.168.0.100
10
 
- Jaringan kolom Tujuan dan Netmask bersama-sama menggambarkan id Jaringanseperti disebutkan sebelumnya. Sebagai contoh, tujuan 192.168.0.0 dan netmask255.255.255.0 dapat ditulis sebagai jaringan 192.168.0.0/24 id.

- Kolom Gateway berisi informasi yang sama seperti hop Berikutnya, i. e. menunjuk ke gateway melalui jaringan yang dapat dicapai.

- Interface menunjukkan apa antarmuka yang tersedia secara lokal bertanggung jawabuntuk mencapai gateway. Dalam contoh ini, gateway 192.168.0.1 (router internet) dapat dicapai melalui kartu jaringan lokal dengan alamat 192.168.0.100.

- Akhirnya, Metric menunjukkan biaya yang terkait menggunakan rute yang ditunjukkan.Hal ini berguna untuk menentukan efisiensi rute tertentu dari dua titik dalam jaringan.Dalam contoh ini, lebih efisien untuk berkomunikasi dengan komputer itu sendiri melaluipenggunaan alamat 127.0.0.1 (disebut "localhost") daripada itu akan melalui192.168.0.100 (alamat IP kartu jaringan lokal).
 
tabel forwarding
 


  Tabel routing umumnya tidak digunakan secara langsung untuk meneruskan paket dirouter arsitektur modern, sebaliknya, mereka digunakan untuk menghasilkan informasi untuk tabel forwarding yang lebih kecil. Sebuah tabel hanya berisi forwarding rute yangdipilih oleh algoritma routing sebagai rute yang disukai untuk meneruskan paket. Hal ini sering dalam format terkompresi atau pre-compiled yang dioptimalkan untuk penyimpanan perangkat keras dan lookup.

Arsitektur router memisahkan fungsi Control Plane dari tabel routing dari fungsiForwarding Plane dari tabel forwarding. [3] Pemisahan kontrol dan forwardingforwarding menyediakan terganggu dalam lingkungan produksi, bersama denganditingkatkan
 

 

 



PDF | DOC | DOCX

Komentar:

20 Desember 2011 pukul 21:40 WIB
lidya mengatakan...
makasii banyaak yaaa nice post grin smile

Kirim Komentar Anda:

Nama : Nama Anda (wajib diisi)
E-Mail : E-Mail (tidak dipublikasikan)
Situs : Website, Blog, Facebook, dll
Komentar :
(wajib diisi)
Verifikasi :
<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion