Angket Motivasi

ANGKET TENTANG MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA

Petunjuk Pengisian:

1.      bacalah setiap pertanyaan dan jawablah dengan memilih salah satu jawaban yang tersedia.

2.      silanglah huruf A, B, C, pada lembar jawaban yang telah tersedia

3.      jawablah setiap pertanyaan dengan sejujur- jujurnya.

1.      Apakah yang melatar belakangi anda untuk mendapatkan nilai matematika yang paling baik….

A.    Karna jika mendapatkan nilai yang baik saya selalu dipuji oleh guru atau orang tua  saya.

B.     Kesadaran dari dalam diri sendiri untuk menjadi yang terbaik.

C.     Saya ingim menunjukkan kepada teman- teman bahwa saya bisa

2.      Ketika guru matematika anda tidak masuk kelas dan hanya memberikan tugas. Apa yang anda lakukan bersaa teman- teman anda dalam satu kelas….

A.    Mengikuti sistem pembelajaran tersebut, karna walaupun tidak masuk tetapi tetep belajar walaupun hanya mengerjakan tugas

B.     Besama teman- teman anda, meminta kesepakatan kepada guru bersangkutan untuk meminta jam tambahan agat tidak tertinggal dengan kelas lain.

C.     Mengikuti aturan tersebut  dan disuatu kesempatan memnta jam tambahan untuk mengganti jam kosong tersebut.

3.      Ketika pelajaran Matematika akan dimulai apakah anda langsung mempersiapkan seluruh perlengkapan belajar di atas meja baik buku maupun alat tulis….

A.    Saya selalu mempersiapkan di atas meja sebelum bapak/ ibu guru masuk kelas.

B.     Saya selalu mempersiapkan diatas meja ketika bapak/ ibu guru masuk kelas.

C.     Saya selalumempersiapkan di atas meja sesaat setelah bapak/ ibu guru akan masuk ke dalam kelas.

4.      Ketika ada tugas kelompok yang berentuk soal, bagaimana sikap anda….

A.    Bersama teman kelompok membahas soal tersebut

B.     Memilih untuk  mengerjakan sendiri kemudian mengumpulkannya kepada ketua kelompok sebagai bahan pertimbangan.

C.     Bersama teman kelompok membahas soal tersebut walaupun hanya  sebagai peserta yang pasif.

5.      Apakah setiapkali anda mendapatkan nilai MTK yang baik anda selalu memperlihatkannya kepada orang tua ….

A.    Sering

B.     Selalu

C.     Tidak pernah 

6.      Senjang waktu antara pukul 14.00 s/d 06.00, apakah anda menggunakan sebagian waktu tersebut untuk mengulangi pelajaran matematika yang anda pelajari di sekolah pada pagi harinya?

A.    Saya selalu mengulanginya

B.     Saya akan mengulanginya ketika akan ada pelajaran matematika lagi, sekaligus saya belajar materi yang akan dipelajari pada esok harinya

C.     Hampir setiap kali saya mengulangi pelajaran matematika yang saya dapat disekolah

7.      ketika hasil ulangan matematika anda mendapatkan nilai yang kurang, apa yang anda lakukan?

A.    Menerima kenyataan, dan akan berusaha untuklebih baik pada ulangan berikutnya

B.     Mencariletak kesalahan dalam mengerjakan soal tersebut dan berusaha untuk memperbaiki hasinya pada ulangan berikutnya

C.     Menerima dengan ikhlas karna kemampuan anda hanya sebatas itu

8.      Jika ada teman yang mengajak bersaing dalam memperebutkan nilai matematika yang paling baik, bagaimana sikap anda?

A.    Merespon persaingan itu secara positif

B.     Menolaknya karna merasa tidak mampu

C.     Merespon persaingan itu jika anda merasa mampu

9.      Ketika anda mendapatkan soal yang sukar, apa yang anda lakukan?

A.    Bertanya kepada teman dan menyalin pekerjaannya

B.     Bertanya langkah- langkah pengerjaannya kepada teman yang bisa, kemudian mengerjakannya

C.     Mengerjakan soal tersebut sebisanya

10.  Jika ada jam pelajaran matematika yang kosong, apa yang anda lakukan?

A.    Memilih tetap belajar di kelas secara mandiri

B.     Memilih untuk meminta tugas baik secara individu/ kelompok kepada guru piket agar suasana kelas lebih kondusif dan terarah

C.     Memilih ke perpustakaan, membaca buku yang ada untuk menambah wawasan

11.  Ketika guru memberikan soal di papan tulis, apakah anda selalu berusaha untuk maju dan mengerjakannya di papan tulis?

A.    Saya akan maju ketika jawaban saya sama dengan jawaban teman- teman yang lain

B.     Saya akan mengerjakan soal itu di papan tulis sesuai dengan pemikiran saya

C.     Saya akan mengerjakan soal tersebut di papan tulis ketika guru menyuruh saya

12.  Apakah anda sering mengerjakan soal- soal matematika yang sengaja anda cari di buku paket atau buku matematika yang lain?

A.    Iya saya suka mengerjakan soal- soal matematika yang ada dibuku

B.     Setiap kali saya menemukan soal- soal matematika yang di buku saya langsung mengerjakannya

C.     Saya sering mengerjakan soal- soal metamatika yang saya cari di buku ketika saya ada waktu luang

13.  ketika ada tugas kelompok apakah anda….

A.    Selalu meminta tugas kepada ketua kelompok dan melibatkan diri dalam penyelesaian tugas itu

B.     Anda akan bekerja apabila diberi tugas oleh ketua kelompok

C.     Anda sering meminta tugas kepada ketua kelompok dan berupaya untuk melibatkan diri dalam penyelesaian tugas tersebut

14.  Apakah setiap kali anda mendapatkan nilai matematika yang jelek anda selalu memperlihatkannya kepada orang tua anda?

A.    Sering

B.     Selalu

C.     Tidak pernah

15.  Setiap ada pelajaran matematika, apakah sebelumnya anda belajar di rumah?

A.    Iya, saya selalu belajar di rumah

B.     Iya, saya belajar di rumah setiap kali pelajaran tersebut saya rasa sukar

C.     Iya, saya sering belajar di rumah ketika akan ada pelajaran matematika 

16.  Jika anda menemukan artikel yang berhubungan dengan pelajaran matematika, apa tindakan anda?

A.    Langsung membaca artikel tersebut dan berusaha untuk memahaminya

B.     Membaca sekedarnya saja

C.     Membaca artikel tersebut untuk memahaminya

17.  ketika  tteman anda mendapatkan nilai matematika yang baik, bagaimna sikap anda?

A.    Mengakui dan menyadari bahwa ia pantas mendapatkan nilai itu

B.     Berusaha menyainginya untuk mendapatkan nilai yang lebih baik

C.     Selalu berdoa agar mendapatkan nilai yang baik

18.  Jika anda diberi PR oleh guru. PR tersebut diberi waktu untuk mengerjakan selama 4 hari. Apa yang anda perbuat?

A.    Saya akan berusaha mengerjakannya sampai saya bisa

B.     Selama empat hari saya berusaha untuk mengerjakannya, namun apabila saya tidak bisa mengerjakan saya akan meminta bantuan orang lain untuk mengerjakannya

C.     Selama tiga hari pertama saya berusaha untuk mengerjakannya, namun apabila saya tidak bisa mengerjakan saya akan meminta bantuan orang lain untuk megajari saya

19.  Ketika teman anda bertanya dalam penyelesaian soal matematika, namun anda sendiri tidak tahu penyelesaianny, bagaimana sikap anda?

A.    Anda akan mengatakan dengan jujur bahwa anda tidak  bisa

B.     Anda akan mengerjakan sebisa anda

C.     Anda akan berusaha mengerjakan, dan ketika anda benar- benar tidak bisa anda bersama dia meminta pertolongan kepada orang yang bisa menyelesaikannya

20.  Ketika anda diberi tugas kelompok ( dalam bentuk mengerjakan soal) dan ketua kelompok memberikan sebagian tugas kepada anda, dan ketika anda tidak bis mengerjakan tugas tersebut bagaimana tugas anda

A.    Anda akan berusaha mengerjakan tugas tersebut sebisa anda

B.     Anda akan mengerjakan tugas tersebut, dan ketika  ada soal yang tidak bisa anda kerjakan anda akan meminta bantuan kepada teman satu kelompok untuk memberikan langkah- langkah penyelesaiannya

C. Anda akan mengerjakan tugas tersebut sebisa anda dan ketika ada soal yang tidak bisa anda kerjakan, anda akan menyerahkannya kepada ketua kelompok untuk mengerjakannya

Bentuk Skala Pengukuran

BENTUK SKALA PENGUKURAN

 

Skala yang dapat digunakan dalam pengukuran bidang pendidikan yaitu:

1.      Skala Likert

Skala likert adalah skala yang dapat dipergunakan untuk mengukur sikap, pedapat, dan persepsii seseorang atau sekelompok orang tentang suatu gejala atau fenomena pendidikan. Bentuk pertanyaan yang menggunkan skala likert yaitu bentuk pertanyaan positif untuk mengukur sikap positif yang diberi skor 5,4,3,2, dan 1, kemudian bentuk pertanyaan negaif untuk mengukur sikap negative yang diberi skor 1,2,3,4, dan 5. Bentuk jawaban skala Likert ialah sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju.

2.      Skala Guttman

Sakala guttman yaitu skala yang menginginkan tipe jawaban tegas seperti jawaban benar-salah, ya-tidak, pernah-tidak pernah, positif-negatif, tinggi-rendah, baik-buruk, dan seterusnya. Pada skala guttman hanya ada dua interval yaitu setuju dan tidak setuju.

3.      Semantik Differensial

Skala differensial yaitu skala untuk mengukur sikap, tetapi bentuknya bukan pilihan ganda atau checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinum di mana jawaban yang sangat positif terletak dibagian kanan garis, dan jawabannya yang sangat positif terletak dibagian kanan garis, dan jawaban yang sangat negative terletak dibagian kiri garis, atau sebaliknya. Contoh

4.      Rating Scale

Untuk rating scale data yang diperoleh adalah data kuantitatif (angka) yang kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif. Rating scale dapat digunakan untuk mengukur persepsi responden terhadap status sosial ekonomi, pengetahuan, kemampuan, dan lain-lain.

5.      Skala Thurstone

Skala thurstone ialah skala yang disusun dengan memilih butir yang berbentuk skala interval. Skala thurstone dibuat dalam bentuk sejumlah (40-50) pertanyaan yang relevan dengan variabel yang hendak diukur kemudian sejumlah ahli (20-40) orang menilai relevansi pernyataan itu dengan konten atau konstruk variable yang hendak diukur

Skala Pengukuran

SKALA PENGUKURAN

 

            Skala pengukuran merupakan seperangkat aturan yang diperlukan untuk mengkuantitatifkan data pengukuran dari suatu variable. Dilihat dari bentuk data yang dihasilkan melalui kegiatan pengukuran, maka skala pengukuran dibagi menjadi empat macam:

1.      Skala Nominal

Skala nominal adalah pengelompokan atau pengkategorisasian kejadian atau fenomena ke dalam kelas-kelas atau kategori, sehingga yang masuk dalam satu kelas atau kategori adalah sama dalam hal atribut atau sifatnya

Contoh skala nominal adalah pemberian label 1 dan 2 untuk variable jenis kelamin di mana laki-laki diberi label 1 dan perempuan di beri label 2. Disini operasi hitung tidak dapat dioperasikan dalam atian bahwa 1+2 tidak sama dengan 3. Disini kita tidak dapat mengatakan bahwa 1 lebih baik dari 2 atau 2 lebih besar dari 1.

 

2.      Skala Ordinal

Pengukuran dengan skala ordinal berasumsikan bahwa nilai suatu variabel dapat di urut berdasarkan tingkat atribut atau sifat yang dimiliki oleh variabel yang ada pada unit observasi. Skala ordinal merupakan skala yang memberikan perbedaan antara satu jenis data dengan jenis data yang lain berdasarkan besar-kecilnya, tinggi rendahnya, baik buruknya, dan lain sebagainya.

Contoh:

1.

Bak air = 1

Kolam  = 2

Laut     = 3

2.

Tinggi lemari  = 1

Tinggi rumah  = 2

Tinggi gunung= 3

 

3.      Skala Interval

Skala interval adalah skala yang mempunyai jarak yang sama antara satu data dengan data yang lain. Hasil pengukuran skala interval juga menunjukkan tinggi-rendah, besar-kecil, dan sejenisnya. Contoh: seorang anak yang mendapatkan nilai 0 dalam tes berhitung belum tentu anak tersebut tidak dapat berhitung sama sekali. Contoh lain seorang yang mendapat nilai 3 bekerja sama dengan anak lainnya yang mendapatkan nilai 4 belum tentu mempunyai kemampuan yang sama dengan anak ketiga yang mendapat nilai 7.

4.      Skala Rasio

Skala rasio memiliki interval yang sama antara satu angka dengan angka lainnya. Skala rasio digunakan untuk mengukur variabel tertentu. Sementara itu, data rasio adalah data di mana antara interval yang satu dengan interval yang lain mempunyai jarak yang sama dan mempunyai nilai nol yang absolut.

Contoh: pengukuran terhadap besarnya gaji pegawai atau karyawan, pengukuran panjang benda, pengukuran berat benda dan lainnya.