Pengembang Dukung Area Pedestrian di Jakarta 1
Kategori: Property
Diposting oleh kennysung pada Sabtu, 12 Februari 2011
[197 Dibaca] [1 Komentar]
Sebagai kota metropolitan, Jakarta tidak ramah terhadap pejalan kaki. Jangankan ramah, fasilitas penunjang, seperti area pejalan kaki (pedestrian), bahkan tidak ada. Keinginan menyediakan sarana pedestrian rupanya didukung dan diupayakan oleh pengembang.
"Kalau kita melihat, negara lain, seperti Singapura dan Kuala Lumpur, sudah memiliki area pedestrian. Di Jakarta dulu pernah ada di Pasar Baru, tetapi tidak berjalan baik," kata Artadinata Djangkar, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Ciputra Properti Tbk yang ditemui di kantornya, Senin (24/1/2011 ).
Sebagai kota besar, kata Artadinata, Jakarta memerlukan jalan yang bagus dan tertata apik. Menurut dia, jawaban keinginan ini ada di Jalan Dokter Satrio, Jakarta Selatan. "Jalan Dokter Satrio dicanangkan Pemerintah DKI Jakarta sebagai pusat belanja dan wisata internasional. Salah satu ciri fisiknya dengan memberikan jalan yang nyaman bagi pejalan kaki," ungkapnya.
PDF | DOC | DOCX
Komentar:
28 Februari 2012 pukul 16:27 WIB
adi mengatakan...
sebetulnya, area pejalan kaki beberapa sudah mencukupi..walaupun sebetulnya kurang.. tpi jika ada area pejalan kaki yang lumayan lebar, itu suka di diami oleh PKL(Pedagang Kaki Lima), sehingga pejalan kaki terpaksa lewat jalan raya.
dan trotoar pun banyak yg berlubang2..
Kirim Komentar Anda:
Pos diisi oleh blog unsri