Cara Membuat Teleskop Pemantul

Kategori: Teknologi
Diposting oleh irulpiero pada Selasa, 19 Januari 2010
[4700 Dibaca] [12 Komentar]Post to TwitterPost to Facebook

 

Cara Membuat Teleskop Pemantul

 

                Teleskop ada dua tipe dasar, yaitu teleskop pemantul dan teleskop pembias. Sebuah cermin pada dasar tabung tanpa lensa pada puncak merupakan dasar teleskop pemantul. Satu lensa pada puncak tabung teleskop adalah dasar dari tipe teleskop pembias. Cermin yang dibutuhkan teleskop digerinda, dihaluskan dan dilapisi secara khusus agar dapat mengumpulkan cahaya yang luar biasa banyaknya dan memperbesar sebesar-besarnya. Para ahli menilai tipe pembias lebih baik daripada teleskop pemantul dengan kekuatan sama, tetapi teleskop pemantul lebih gampang dipakai dan lebih murah harganya atau lebih gampang dibuat. Teleskop untuk proyek adalah tipe pemantul dan cerminnya akan memberikan pembesaran 240 sampai 255 kali, cukup untuk memungkinkan mengamati kawah-kawah di bulan, cincin Saturnus, bintang ganda, bahkan dapat membaca judul majalah yang terletak sejauh lebih dari satu kilometer.

 

Peralatan yang diperlukan :

                Peralatan seperti obeng, bor, tang dan sebuah kunci inggris kecil yang dapat distel diperlukan bagi  hamper semua pekerjaan. Sebuah gergaji putar elektrik berguna untuk memotong kayu yang dipakai pada dasar pemasangan. Peralatan lain yang akan digunakan sewaktu-waktu adalah tang halus runcing, gergaji permata, pusut pelebar lubang, paron, kikir setengah bundar, besi, solder, dan sebuah kikir tipis kecil. Pembuatan teleskop ini tidak sulit, tetapi pengetahuan tentang pemakaian peralatan ini perlu. Jadi jangan tergesa-gesa melakukan pekerjaannya.

 

Bagian-bagian Khusus

                Kebanyakan alat yang diperlukan sangat istimewa dan jauh lebih gampang dibeli daripada berusaha dibuat sendiri. Segala sesuatu di bawah ini dapat dibeli dari toko perlengkapan optik :

·         Cermin Obyektif

Alat ini adalah jantung teleskop dan memerlukan sebuah cermin berdiameter 10 centimeter.

·         Tabung Teleskop

Diperlukan sebuah tabung sepanjang 177 centimeter dan berdiameter 12,2 centimeter. Walaupun dapat membuatnya sendiri dengan karton, perunggu, kaca serat atau alumunium di sekitar cakram kayu dengan ukuran serasi, yang paling baik ialah jika memesan sebuah tabung jadi dan dapat diperoleh dari toko perlengkapan optik.

·         Cermin Diagonal

Cermin ini adalahcermin kecil yang dinamakan “flat”, cermin ini dipasang pada tangkai yang dapat distel dekat puncak tabung. Cermin diagonal akan memantulkan gambar dari cermin obyektif ke tempat mata. Benda ini dapat dibeli berpasangan dengan cermin obyektif.

·         Tempat Mata

Tempat mata adalah tempat melihat pada teleskop. Tempat mata ini dipasang di atas teleskop di dekat cermin diagonal.

·         Lensa Tempat Mata

Dua lensa identik, dengan unit pemasangannya, dipasang di bagian atas tempat mata.

·         Teleskop Pencari

Akibat pembesaran tinggi yang diberikan oleh cermin obyektif, maka sulitlah mengarahkan teleskop pada titik khusus di langit sewaktu digunakan. Teleskop pencari mempunyai kekuatan sedang sekitar tiga sampai delapan kali, bila dipasang di atas tabung teleskop. Pakailah pada titik nol untuk daerah yang ingin dilihat.

·         Dudukan

Ini adalah penopang yang dipasang di bawah tabung teleskop. Rakitan pengimbang ditambahkan disana.

·         Rakitan Pengimbang

Teleskop harus dipasang begitu rupa sehingga mudah berputar naik turun dan dari sisi ke sisi.  Rakitan pengimbang berputar pada sambungan umum dan mengimbangi berat teleskop sehingga teleskop tidak bergerak setelah diarahkan.

 

Cara Pembuatan

                Mulailah dengan membuat tempat pemasangan cermin. Benda ini harus merupakan penyangga yang keras, akan tetapi mudah disesuaikan tanpa banyak tekanan pada cermin. Borlah tiga lubang berdiameter 6 mm melalui cakram berdiameter 106 mm dari kayu lapis setebal 13 mm. potonglah satu sisi masing-masing sudut siku sebesar 2,5 cm, tinggalkan lidah kira-kira 15 mm. Perbesarlah lubang dalam cakram dan masukkan sebuah sekrup berkepala gepeng sebesar M6 kali 50 melaluinya. Tempatkan sebuah cakram yang tebalnya 1,5 mm dan garis tengahnya 106 mm pada cakram kayu lapis di atas kepala sekrup dan kemudian pasanglah cermin, letakkan sisi kaca datar menghadap karet tadi.

                Pasanglah siku penahan dan tandailah letak lubang siku pada sisi cakram kayu. Borlah lubang perintis dalam kayu untuk sekrup kecil, kemudian rakitlah sikunya pada cakram. Lebih baik lagi bila memperpanjang lubang pada siku dengan kikir kecil gepeng sehingga lidahnya dapat dicocokkan tepat pada cermin. Pasanglah tiga siku berukuran 2,5 cm pada sekrup yang menonjol dari cakram kayu. Perhatikan agar mur lebih dahulu masuk, kemudian pegas, lalu siku dan akhirnya mur pengunci. Letakkan rakitan itu dalam tabung teleskop sehingga ada jarak 13 mm antara ujung tabung dan tiap tepi siku. Tandailah letak lubang siku penahan pada tabung dan borlah. Jangan memasang cermin dalam tabung pada waktu itu. Selanjutnya buatlah rakitan kaca diagonal. Potonglah segi empat yang terbuat dari perunggu sedikit lebih kecil daripada ukuran kaca. Bengkokkan perunggu yang tebalnya 6 mm dan panjangnya 7,5 cm pada sudut 45 derajat dan solderlah segi empat perunggu tadi padanya. Pakailah epoksi untuk melekatkan cermin diagonal pada piring perunggu. Bengkokkan pada batang harus segaris dengan cermin.

                Tempat mata terdiri dari penahan fokus dan lensa tempat mata dengan tempat pemasangannya. Pemegang fokus terdiri dari dua bagian tabung perunggu yang panjangnya masing-masing 5 cm. Belilah tabung berdiameter 35 mm dan 32,5 mm. Mintalah tabung yang tebalnya 0,5 mm. Buatlah enam potongan melintang salah satu ujung melalui garis tengah tabung berdiameter 35 mm, sedalam 10 mm. Dengan memakai tang berujung runcing, tekuklah tiga lidah. Borlah lubang pada tiap lidah. Cat semua permukaan dalam tabung dengan warna hitam pekat. Rakitan lensa tempat mata melereng ke dalam ujung atas tabung yang  diameter dalamnya 32 mm. Sorongkan bagian itu menjadi satu. Sepotong sabuk karet besar keras pada tiap sambungan sorongan membantu tertahannya tabung pada posisinya ketika difokuskan. Panjang fokus dari kaca obyektif ada variasinya, sedangkan jarak antara kaca itu dan kaca diagonalnya sangat menentukan. Instruksi yang diterima dengan kaca obyektif akan memberikan jarak tepat dari kaca obyektif tempat membuat lubang untuk batang cermin diagonal dan pemegang fokus tempat mata. Tandai titik tengah masing-masing lubang pada tabung teleskop. Borlah sebuah lubang berdiameter  35,5 mm untuk memegang fokus tempat mata. Tandailah lubang dengan hati-hati, borlah lubang perintis pada kelilingnya, irislha lubangnya dengan gergaji permata dan licinkan tepinya dengan kikir setengah tumpul. Untuk cermin diagonal memerlukan siku pemasangan yang ada sekrup jarinya untuk memungkinkan anda menyesuaikan cermin. Tempatkan siku penahan di atas lubang bergaris tengah 6 mm dan kemudian tandai serta borlah lubang pemasangan itu. Jangan menempatkan bagian alat pada tabung pada waktu itu.

                Teleskop pencari dilengkapi dengan dua buah siku pemasangan. Teleskop ini dipasang pada titik tengah atas tabung, dekat ujung puncaknya. Tandai dan borlah lubang pemasangan untuk siku-siku ini. Akhirnya letakkan dudukan pada bagian bawah tabung di tengah, tandai dan borlah lubang pemasangannya. Sekarang catlah bagian dalam tabung dengan warna hitam pekat. Setelah catnya kering, pasanglah cermin obyektif, cermin diagonal, tempat mata, teleskop pencari dan ayunannya pada tabung dengan sekrup mesin atau sekrup logam yang melekat sendiri. Selanjutnya buatlah tempat pemasangan teleskop. Tempat pemasangan yang paling mudah dibuat adalah penyangga tegak. Dasar untuk pemasangan adalah pipa baja sepuhan baku, diameter dalam 25 mm dengan penyambungan pipa baku. Penyambung T yang menerima perakitan tangkai timbangan imbalan disekrupkan pada penyambungan siku 45 derajat. Penyambungan ini sebaiknya disekrupkan pada bagian pipa yang memanjang dan cukup panjang untuk meletakkan tempat mata melihat pada ketinggian yang menyenangkan sewaktu teleskop dipakai.

                Landasan pemasangan adalah tiga lembar kayu sepang atau kayu lapis setebal 13 mm, lalu dipotong. Dengan membuat sudut 30 derajat pada tepi tiap lembar akan mendapat ketepatan pas di tempat tepi bertemu dengan sisi lembaran yang berhubungan dengannya. Lubang dibuat dengan bor melalui kayu dan pipa, sedangkan lubang dalam pipa dibuat dengan ketukan untuk memasukkan baut. Pakailah baut yang ulirannya kasar berukuran 7,5 kali 25 mm. Sepotong kayu berbentuk segitiga kecil yang dibor untuk menerima pipa direkat dan dipakukan pada ketiga kaki. Seluruh unit ini kuat, tegap, dan bebas getaran. Kaki dapat dibongkar dari pipa dengan membuka baut , sedangkan perakit pengimbang batang dapat dilepaskan dari dasar teleskop untuk disimpan. Metode lainnya adalah pemasangan secara tetap sebatang pipa pendek pada landasan dan memakai sambungan pipa pada pipa utama. Landasan dilepas sebagai suatu unit.

 

Meluruskan dan Menyetel Teleskop

                Setelah dirakit, arahkan teleskop ke atas pada cahaya terang atau pada langit di waktu siang. Lepaskan unit lensa dari tempat mata dan lihat melalui penahan tempat mata. Aturlah cermin diagonal sampai terpusat dalam lubang lensa dan santiran cermin utama terpusat dalam kaca diagonal. Sekarang pasanglah teleskop sampai tabungnya terletak secara horizontal dan lihatlah ke bawah ujung terbuka dari jarak sekitar 1,5 meter. Letakkan tabung itu dalam posisi yang memungkinkan anda melihat cermin diagonal terpusat di depan cermin obyektif. Sekarang mintalah bantuan orang lain untuk memutar pengatur pada cermin obyektif, pada dasar tabung, sampai pantulan cermin diagonal terpusat pada cermin obyektif dan di sekitar cermin diagonal yang sebenarnya. Proses ini dinamakan kolimikasi (pelurusan cahaya) dan harus diperiksa dengan mengulangi semua langkah.



PDF | DOC | DOCX


Komentar:

15 Januari 2011 pukul 23:03 WIB
firman mengatakan...
mas tolong dilampirkan gambar kerjanya biasa orang lebih mengerti kalau diberi gambar dari pada kata2 thank,,,

05 Desember 2010 pukul 15:39 WIB
ganteng mengatakan...
Dimana orang meletakan teleskop grin LOL

18 November 2010 pukul 14:04 WIB
budi mengatakan...
mantap tapi bingung

26 September 2010 pukul 07:28 WIB
gsdd mengatakan...
downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer downer

26 September 2010 pukul 07:27 WIB
yesaya mengatakan...
baaaaaaaaaaaaaaaaaaaguuuuuuuuuuuuuuuss sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii sekalian tambahin cara buat kacamata x ray dong cool mad excaim LOL

09 September 2010 pukul 14:31 WIB
Asep mengatakan...
bisa tolong berikan contoh tempat yang jual cermin objective. soalnya di sini saya kesulitan mencarinya.

01 Juli 2010 pukul 00:47 WIB
dmirza mengatakan...
Izin Copy Gambar teleskopnya....

11 Mei 2010 pukul 11:39 WIB
Astronom Irfan mengatakan...
Give picture of make a telescop, please? And then, send your picture of telescop to my email. >:(


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion