Mendidik Anak dengan Desain Kamar

Kategori: Pendidikan
Diposting oleh irulpiero pada Rabu, 27 Januari 2010
[1005 Dibaca] [1 Komentar]Post to TwitterPost to Facebook

Mendidik Anak dengan Desain Kamar

 

Meski belum bisa berpikir secara jernih, anak-anak memiliki pola pikir tersendiri. Maka, jangan samakan cara kita mempelajari dan memahami sesuatu dengan anak-anak. Menurut pakar bahasa rupa, Prof. Primadi Tabrani, anak-anak lebih mudah menyerap informasi secara visual. Artinya, bisa berupa gambar atau sesuatu yang bisa dilihat jelas oleh mereka. Prinsipnya hampir sama seperti celetukan khas Amerika, “Seeing is believing”. Berdasarkan teori tersebut, kita bisa lebih kreatif dalam menyampaikan informasi kepada anak. Salah satu caranya yaitu dengan melengkapi kamar tidurnya dengan fasilitas yang menunjang. Agar anak anda lebih mencintai lingkungan, buat desain yang mengarah kesana. Melengkapi kamar dengan bukaan lebar yang menghemat energi listrik saja tidak cukup. Hias ruangan dengan aksesoris berbau alam sehingga terlihat bagai berada di tengah hutan. Anda hanya perlu mengecat ruangan dengan warna hijau rumput atau cokelat tanah. Letakkan tempat tidur di lantai agar muncul kesan seperti sedang berkemah. Tambahkan mainan berbentuk hewan atau tumbuhan untuk mempertegas suasana. Dijamin anak senang, anda pun tenang. Sebab, dengan begini anda telah mengajarkan anak untuk lebih akrab dengan alam dengan lebih praktis dan efektif.

 

Trik Desain Kamar Anak :

1.       Mengutamakan kepentingan cita-cita (edukasi, hobi). Kamar anak adalah lingkungan yang dihadapi anak tiap hari untuk beristirahat, bermain, belajar. Jadi, desain yang sesuai dengan tema yang dibuat denga pendekatan cita-cita dan hobi akan meningkatkan keinginan anak untuk menggapai cita-citanya kelak.

2.       Beri warna penyemangat (warna-warna yang cerah). Warna dapat digunakan melatih sensor motorik anak. Warna degradasi akan memberikan daya kreatif anak terhadap macam-macam warna. Untuk  itu hadirkan warna pada anak agar anak dapat berkembang dengan sehat.

3.       Berikan furniture yang kreatif (multifungsi, karya baru, rakitan). Daya kreatif anak dapat timbul dari benda-benda sekitar. Dengan menggunakan indera mereka, anak dapat mengembangkannya, apakah pengembangan yang benar atau salah. Peran orangtua pun dijadikan bimbingan bagi anak.

 



PDF | DOC | DOCX


Komentar:

16 Juni 2011 pukul 09:40 WIB
kak zepe lagu2anak.blogspot.com mengatakan...
Artikel menarik..Blog yang keren…. Senang saya mengunjungi blog anda. Saya juga punya sebuah blog yang berisi parenting tips dan kumpulan lagu pendidikan anak. Tentunya untuk membuat anak menjadi lebih cerdas dan kreatif. Silakan berkunjung ke blog saya di http://www.lagu2anak.blogspot.com Salam kenal. Kak Zepe


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion