SWOT SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG

ANALISIS SWOT

SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG

 

 

 

 

 

Mata Kuliah 

Perencanaan Strategis Pendidikan

                              

 

 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Nama        : Firdaus, S.Pd

                     Andriyanto, S.Pd

Program   : Teknologi Pendidikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS SRIWIJAYA

PALEMBANG

2011

 

A.           PENDAHULUAN

A.          Latar Belakang

SMA  didirikan pada tanggal 1 Agustus 1956 yang beralamat di jalan Balayudha No.21A Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Km 4,5 Palembang Sumatera Selatan, SMA Muhammadiyah 1 Palembang merupakan sekolah swasta islam dan juga selalu berusaha untuk peningkatan mutu pendidikan khususnya di Kota Palembang. Hal ini dapat  dilihat dari pencapaian rata-rata nilai Ujian Akhir Nasional ( UAN )yang mengalami peningkatan setiap tahunnya serta banyaknya  prestasi-prestasi yang diraih, baik dibidang akademik maupun non akademik, sehingga SMA Muhamadiyah 1 Palembang terakriditasi “A” yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Sekolah No. 11.00.Ma.0005.05 pada tanggal 31 Desember 2005.

Manajemen sekolah yang baik, solid dan terpadu. Serta menerapkan disiplin yang tinggi terhadap pendidik, tenaga kependidikan dan siswa serta selalu berusaha menciptakan suasana kekeluargaan antara seluruh komponen sekolah sehingga tumbuh rasa saling menghargai, menghormati dan menyayangi antar sesama. Selain itu sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang manajemen sekolah dan proses pembelajaran, serta didukung oleh kepemimpinan yang kuat dari kepala sekolah dan guru-guru yang mempunyai motivasi, integritas yang tinggi, kepribadian yang baik dan berpengalaman serta didukung dengan kompetensi akademik sesuai dengan mata pelajaran diajarnya. Letak SMA Muhammadiyah 1 Palembang sangat strategis yang terletak di pusat Kota Palembang dan pusat lintasan wilayah yang ada dikota Palembang, yang merupakan jalur kendaraan antar wilayah yang di kota Palembang serta kabupaten yang ada disumatera selatan.

Berpijak dari kondisi di atas, maka perlu pengembangan aspek-aspek pendidikan secara berkesinambungan untuk menyukseskan dan mengembangkan SMA Muhamamadiyah 1 Palembang sebagai sekolah unggulan dan favorit di kota palembang.

 

 

 

B. Perncanaan dan SWOT 

Suatu kegiatan akan dapat dilaksanakan dengan baik dan mencapai   sasaran jika sebelumnya dilakukan suatu perencanaan yang matang.                           Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan, di mana menyusun perencanaan            sebagai langkah awal akan cukup diperhitungkan guna mencapai tujuan                     yang ingin dicapai (Sanjaya, 2009).

SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), Threats (tantangan). Analisa SWOT adalah alat yang digunakan untuk mengidentifikasi isu-isu internal dan eksternal yang mempengaruhi kemampuan kita dalam memasarkan event kita (http://www.12-monkeys.com/2009/03/18/analisa-swot-sebuah-event/).  

Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor masukan, yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang harus diingat  oleh para pengguna analisa SWOT, bahwa analisa SWOT adalah semata-mata sebuah alat analisa yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi atau yang mungkin akan dihadapi oleh organisasi, dan bukan sebuah alat analisa ajaib yang mampu memberikan jalan keluar yang tepat bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh organisasi.                                                                                                                           Analisa ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :

1.      S    =  Strength, adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.

2.      W =  Weakness,.adalah situasi atau kondisi yang  merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.

3.      O   = Opportunity, adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang          di luar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi  organisasi di masa depan.

4.      T    =   Threat, adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi                 di masa depan (Udin, S. 2007).

 

Analisa SWOT bertujuan untuk menemukan aspek-aspek penting dari kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada suatu lembaga sehingga mampu memaksimalkan kekuatan, meminimalkan kelemahan, mereduksi ancaman,                      dan membangun peluang.                                                                                                      Dalam dunia pendidikan, setelah fungsi pengembangan kurikulum,                    fungsi perencanaan dan evaluasi, fungsi ketenagaan, fungsi keuangan,                          fungsi    proses     belajar     mengajar, fungsi       pelayanan       kesiswaan,  fungsi

pengembangan iklim akademik, fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat,     dan sebagainya dilibatkan, maka untuk mencapai tingkat kesiapan setiap fungsi dan faktor-faktornya dilakukanlah analisis SWOT(Depdiknas, 2002).               Analisis SWOT dilakukan dengan maksud untuk mengenali                            tingkat kesiapan setiap fungsi dari keseluruhan fungsi sekolah yang diperlukan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Berhubung tingkat kesiapan fungsi ditentukan oleh tingkat kesiapan masing-masing faktor yang terlibat pada                   setiap fungsi, maka analisis SWOT dilakukan terhadap keseluruhan faktor dalam setiap fungsi, baik faktor internal maupun eksternal (Depdiknas, 2002).  

 

C. Profil Sekolah

  1. Jenjang                        :  Terakriditasi “A”
  2. Nomor                         :  11.00.Ma.005.5
  3. Tanggal                       :  31 Desember 2005
  4. Surat Keputusan         :  Badan Akreditasi Sekolah Nasional

5.      Nama Yayasan            :  Majilis Dikdasmen PD Muhammadiyah Palembang

6.      Nama Ketua Yayasan :  H. Hatta Wazol, SE

7.      Alamat Yayasan          : Jln. Balayudha No. 21 A Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Kota Palembang Kode Pos 30129

8.      Visi                                  : Sekolah yang berciri khas islami, mandiri,        berkualitas dan terjangkau

9.      Misi                             :1.  Memiliki cirri khas dengan mengamalkan ajaran islam berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah rosul

2. Mewujudkan lembaga pengkaderan dan dakwah islam amar ma’ruf nahi mugkar

3.   Mewujudkan sekolah islam yang berkualitas dalam bidang akademis, IPTEK, IMTAQ, seni dan olahraga

4.  Mewujudkan sekolah yang diminati peserta didik dan terjangkau oleh masyarakat.

5.   Mewujudkan sekolah yang mandiri terutama dalam masalah keuangan.

10.  Karekteristik Sarana

a)      Luas Bangunan     :  2.517 m2

b)      Luas Perkarangan  :  1.200 m2

c)      Luas Kebun           :  133 m2

 

11.  Telepon/Hp/Fax/E-mail  : (0711) 411316 / www.smamsa.plg.sch.id

     Email:smamsa_palembang@yahoo.com

 

12.  Nama Kepala Sekolah    : Drs. Effendi, As

1. Saran Dan Prasaran

No

Ruang

Jumlah

Ukuran

Kondisi

1

Ruang Belajar Siswa

27

1.744 m2

85 % Baik

2

Ruang Kepala sekolah

1

24 m2

Baik

3

Ruang Guru

1

72 m2

85 % Baik

4

Ruang TU

1

48m2

Baik

5

Perpustakaan

1

72 m2

75 % Baik

6

Ruang Laboratorium

5

380 m2

Baik

7

Ruang UKS

1

32 m2

Baik

8

Ruang Gudang

1

14 m2

Baik

9

Ruang WC guru/murid

15

45 m2

Baik

10

Ruang BP/BK

1

64 m2

75 % Baik

11

Ruang Koperasi

1

16 m2

Baik

12

Ruang Penjaga Sekolah

2

20 m2

Baik

 

2. Jumlah siswa dalam tiga tahun terakhir

 

                        Tabel 1. Jumlah Siswa dalam Tiga Tahun Terakhir

 

Kelas

Jumlah Siswa

 

 

Keterangan

2007/2008

2008/2009

2009/2010

X

494

574

581

ketentuan 1 kelas = 40 siswa    

XI

604

492

574

 

XII

546

598

583

 

Jlh

1.644

1.674

1.738

 

 

3. Lulusan dua tahun terakhir

                        Tabel 2. Keadaan Lulusan dua Tahun Terakhir

 

Tahun

Pelajaran

 

Lulusan (%)

Rata Nilai UN

Siswa yang melanjutkan  PTN (%)

Jlh

Target

IPA

IPS

Jlh

Target

2009/2010

598

100

8.34

8.11

 

55

2010/2011

480

100

8.37

8.21

 

55

            *) sesuai laporan siswa hingga 22 Agustus 2010

 

 

 

 

4.Data Ruang Kelas :

                                    Tabel 3. Data Ruang Kelas

Banyak Kelas

Jumlah

Kelas

Pembagian Jurusan / program

X

13 PLUS

3 Reguler

16

XI

6 IPA

7  IPS

13

XII

7 IPA

7 IPS

14

Jumlah

 

27

42

 

5. Kondisi Ketenagaan :

                                    Tabel 4. Kondisi Ketenagaan

Uraian

Jumlah

Pendidikan

Kepala Sekolah

1 org

S.1

Wakil Kepsek

5 org

S.2 :   1 org  S.1: 4 org

Guru GPK

11 org

S.2 :   1 org

Guru GTY

27 org

S.2 :   3 org S.1: 24 org

Guru Honor

61org

S.2 :  5 org  S.1: 56 org

Pegawai

24 org

SD 1 org

Pesuruh

Jumlah :

98 org

SLTA = 16 org,     

Kepala Tata Usaha

  1 org

14 TU, 3 Pesuruh

   Guru yang telah mengikuti sertifikasi :

   Tahun 2007-2009     :   8 Orang, Lulus dan bersertifikat Profesi

                                    :   2 Orang, Lulus dan bersertifikat Profesi(DEPAG)

    Jumlah                     :  10 Orang

 

6.  Kondisi Orang Tua Siswa

                                    Tabel 6.  Kondisi Orang Tua Siswa

 

Pekerjaan

Jumlah

Penghasilan/

bulan

Jlh

(%)

 

PNS

306

≥ 2.500.000

18.16

TNI/POLRI

47

1.250.000 – 3.800.000

2.7

Karyawan Swasta

330

  800.000 – 5.600.000

20,45

Petani

150

601.000 – 5.000.000

7,29

Pedagang

417

1.000.000 - 5.800.000

25,12

Buruh Harian

400

600.000 – 3.000.000

26,12

Jumlah

1644

 

100

 

 

 

D. Analisis SWOT

Selain pemilihan alternatif, analisis SWOT juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan improvisasi. dengan mengetahui kelebihan (Strength dan opportunity) dan kelemahan kita (weakness dan threat).  Hasil analisis SWOT terhadap SMA Muhammaadiyah 1 Palembang  dapat dilihat dalam                  tabel berikut.

Fungsi dan Faktor

Kriteria Kesiapan

Kondisi Nyata

Tingkat Kesiapan

Siap

Tdk. Siap

1

2

3

4

5

FUNGSI KBM

1. Faktor Internal

a. Motivasi siswa

b. Motivasi guru

c. Perilaku siswa

 

d. Perilaku guru

 

e. Pendekatan dan

    metode

f. Penggunaan media

    pembelajaran

g. Interaksi guru dan

    siswa

 

 

h. Pemberdayaan

     siswa

 

i.  Penggunaan waktu

     belajar

 

3     Faktor Eksternal

  1. Kesiapan siswa
  2. Lingkungan fisik sekolah
  3. Lingkungan sosial sekolah

 

 

 

Tinggi

Tinggi

Tertib & disiplin

Disiplin &

Profesional

Bervariasi

 

Tinggi

 

Guru mampu membedayakan siswa

 

Efektif

 

 

100%

Kondusif

 

Nyaman/tenang

 

 

Tinggi

Tinggi

Tertib & disiplin

 

Disiplin &

Profesional

Cukup Bervariasi

 

Tinggi

 

Guru cukup mampu membedayakan siswa

Efektif

 

 

100%

Kondusif

 

Nyaman/tenang

 

 

ü

ü

ü

 

ü

 

 

 

 

 

ü

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ü

ü

 

ü

 

 

 

 

 

 

 

 

ü

 

ü

 

 

 

 

 

ü

 

 

ü

 

FUNGSI KURIKULUM

1.  Faktor Internal

a.    KTSP 2006

b.    Silabus

c.    Rencana pembelajaran

d.   Program evaluasi

e.    Kurikulum lokal

 

 

 

2.  Faktor Eksternal

a.    Tantangan global

b.   Tuntutan masyarakat

c.    Dukungan kebijakan pemerintah

d.   Karakteristik/kemampuan siswa

 

 

Ada lengkap

 

Ada lengkap

Ada standar

Ada lengkap

Sekolah telah mengambangan kurikulum lokal

 

 

Tinggi

Tinggi

Ada

 

Tinggi

 

 

Ada cukup

 

Ada cukup

Ada kurang

Ada kurang

Sekolah telah mengembangkan kurikulum lokal

 

 

rendah

rendah

Ada

 

Tinggi

 

 

 

 

 

 

 

ü

 

 

 

 

 

 

ü

 

ü

 

 

ü

 

ü

ü

ü

 

 

 

 

 

ü

ü

 

 

1

2

3

4

5

FUNGSI KETENAGAAN

1.    Faktor Internal

a.   Jumlah guru

b.   Kualifikasi pendidikan guru minimal S1

c.   Kesesuaian ijazah dg. Mata pelajaran yang diampu

d.  Beban mengajar guru

 

e.   Kompetensi guru

 

2.    Faktor Ekstrenal

a.    Pengalaman mengajar guru

b.   Kesiapan mengajar guru

c.    Kesejahteraan guru

d.   Fasilitas pengembangan diri

e.    Kerjasama antar guru

3.       

 

 

Cukup

Semua

Pendidikan guru minimal S1

100% sesuai

 

 

Rata-rata maks. 18 JP

 

100% sesuai

 

 

Rata-rata ≥ 5 tahun

100%

 

Tinggi

Tersedia lengkap

 

Harmonis

 

 

Cukup

Semua

Pendidikan guru minimal S1

100% sesuai

 

 

Rata-rata maks. 18 JP

 

100% sesuai

 

 

Rata-rata ≥ 5 tahun

100%

 

Tinggi

Tersedia lengkap

 

Harmonis

 

 

ü

ü

 

 

ü

 

 

ü

 

 

ü

 

 

ü

 

ü

 

ü

ü

 

ü

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FUNGSI DANA

1.     Faktor Internal

a.   Strategi menghimpun dana

 

b.  Dukungan dana pemerintah

c.   Dukungan dana orang tua siswa

d.  Dana pengem-bangan

 

2.     Faktor Eksternal

a.   Sumbangan masya-rakat/donatur

b.  Sumbangan lain yang relevan dan halal

3.       

 

 

Mempunyai strategi mengali dana

Tersedia cukup

 

Tersedia cukup

 

Tersedia cukup

 

 

 

Tersedia cukup

 

Tersedia cukup

 

 

Mempunyai strategi mengali dana

Tersedia cukup

 

Tersedia cukup

 

Tersedia kurang

 

 

 

Tersedia kurang

 

Tersedia kurang

 

 

ü

 

 

ü

 

ü

 

 

 

 

 

ü

 

ü

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ü

 

 

 

 

 

 

                 

 

1

2

3

4

5

FUNGSI SARANA DAN PRASARANA

1.    Faktor Internal

a.    Jumlah ruang bela-jar

b.    Buku setiap mata pelajaran

c.    Jumlah buku refe-rensi

d.   Keragaman sum-ber belajar

e.    Bahan dan alat praktikum

f.     Media pembela-ran

g.    Kebersihan dan kerapian ruangan

h.    Sarana multistudi

i.      Laboratorium IPA

j.      Labolatorium Bahasa

k.    Alat peraga

l.      Komputer

m.  LCD

 

2.    Faktor Eksternal

a.     Dukungan orang tua dalam mele-kapi sarana seko-lah

b.    Dukungan peme-rintah daerah da-lam melengkapi sarana dan prasa-rana

 

c.     Kesesuaian sarana dan prasarana se-kolah dengan tuntutan potensi daerah dan per-kembangan IPTEK

 

 

 

 

Tersedia

Tersedia

Tersedia lengkap

 

Tersedia lengkap

 

Beragam

 

Tersedia lengkap

 

Tersedia lengkap

 

Bersih dan rapi

 

Tersedia

Lengkap

Tersedia siap

Tersedia siap

Tersedia siap

Tersedia siap

Tinggi

 

 

 

Tinggi

 

 

 

 

100%

 

 

 

Tersedia

Tersedia Tersedia lengkap

 

Tersedia lengkap

 

Kurang beragam

 

Tersedia lengkap

 

Tersedia lengkap

 

Bersih dan rapi

 

Tersedia kurang

Tersedia kurang

Tersedia cukup

Tersedia cukup

Tersedia kurang

 

rendah

 

 

 

Tinggi

 

 

 

 

80%

 

 

 

ü

ü

ü

 

ü

 

ü

 

ü

 

ü

 

ü

 

 

ü

ü

ü

ü

ü

ü

 

ü

 

 

 

ü

 

 

 

 

ü

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulisan dilakukan dengan mengelompokkan terlebih dahulu mana kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan, kemudian meletakkan dalam tabel penguraian, selanjutnya menghitung bobot, rating dan skor bobot, dan kemudian menginterprestasikan hasil tersebut dapatkan digunakan?, sesuai ataukah tidak. Lalu merumuskan visi/misi, namun bila visi/misi telah selesai dirumuskan maka ketika dari hasil analisis visi/misi yang terjawab dalam tujuan tersebut, boleh dirubah, dengan tidak menganggu proses analisis SWOT di sekolah.

Pendekatan Internal Factor Analysis (IFAS) dan Eksternal Factor Analysis (EFAS) digunakan untuk mengetahui kedudukan SMA Muhammadiyah 1 Palembangdi antara para pesaingnya yang kemudian digunakan untuk menyusun strategi untuk mencapai tujuan organisasi SMA Muhammadiyah 1 Palembangdi masa mendatang.

Berdasarkan analisis bobot dan rating hasil pembahasan dampak internal dapat di lihat pada tabel analysis internal factor dan berdasarkan analisis bobot dan rating hasil pembahasan dampak lingkungan eksternal dapat disusun pada tabel analysis eksternal factor.


Tabel  Internal Analysis Factor

No

Faktor-Faktor

Bobot

Rating

Skor Bobot

Kesimpulan

1

2

3

4

5

6

Kekuatan (S)

 

 

1.

Motivasi guru dan siswa

0.15

3

0.45

Motivasinya tinggi dengan mampu mengembangkan metode pembelajaran dan siswanya cukup antusias dalam pembelajaran dan ekstrakurikuler.

2.

Fasilitas perpustakaan, loboratoirum IPA, multistudi

0.15

3

0.45

Selain kondusif, kelengkapan buku, dan alat praktik yang dimanfaatkan siswa tersedia dengan cukup baik dan terdapat hotspot .

3.

Hubungan yang baik antara guru dengan guru ataupun guru dengan siswa

0.10

3

0.30

Sangat kondusif baik dalam kegiatan ektrakurikuler ataupun pembelajaran, terutama dukungan positif siswa

4.

Pendekatan, metode mengajar guru yang bervariasi

0.10

3

0.30

Guru menggunakan pendekatan, metode pembelajaran yang bervariasi

5.

Ian

0.10

3

0,30

Orang tua siswa memiliki kemampuan membayar biaya yang relatif mahal

Kelemahan (W)

 

 

1.

Rekrutmen guru dan staff

0.10

4

0.20

Rekrutmen guru dan staf yang terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan dan sarat dengan unsur kekeluargaan

2.

Keadaan guru

0.10

4

0.40

50 % guru mengajar ditempat lain

3.

Penerimaan siswa Baru/pindahan

0.05

3

0.15

Peneriman siswa dengan test, transparan tetapi masih adanya titipan dari berbagai pihak.

4.

Jamsostek

0.05

3

0.15

Tidak adanya jamsostek dan jaminan pensiun bagi guru parnipurna.

5.

Gedung sekolah

0.10

3

0.30

Posisi gedung sekolah berhimpitan dengan rumah penduduk sehingga pengap dan panas saat siang hari.

Jumlah

1.00

 

3,00

 

 

 

 

 

 

Tabel  Eksternal Analysis Factor

No

Faktor-Faktor

Bobot

Rating

Skor Bobot

Kesimpulan

1

2

3

4

5

6

Peluang (O)

 

 

1.

Dukungan pemerintah daerah dalam melengkapi sarana dan prasarana

 

0.10

3

0.30

Sekolah dapat mengajukan prososal ke Pemerintah Daerah Tingkat I dan Tingkat II perlu dilakukan untuk melengkapi sarana dan prasarana sekolah.

2.

Kesesuaian sarana dan prasarana sekolah dengan tuntutan potensi daerah dan per-kembangan IPTEK serta IMTAK

 

0.15

4

0.60

Karena sarana dan prasarana merupakan kekuatan artinya kerjasama pengadaan sarana dan prasarana dan pemanfaatan yang ada harus di kembangkan terus.

3.

Tuntutan masyarakat  terhadap lulusan yang berkualitas

0.15

3

0.45

Masyarakat mengharapkan setelah selasai dari SMA ini diharapkan dapat melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi dan berkualitas

4.

Sponsor/perusahaan/yayasan

0.10

3

0.30

Bantuan sponsor guna pengembangan sekolah tidak ada. 

5.

Dukungan orang tua tinggi

0.10

3

0.30

Terbukti dengan mendaftarkan test Muhammadiayah bersamaan test SMA Negeri. juga didukung para kader yang fanatik dan merasa memiliki Muhammadiyah

Tantangan (T)

1,95

 

1.

Lembaga pendidikan sejenis

0.10

3

0.30

SMA Muhammadiyah 1 Palembang berdekatan dengan SMA Muhammadiyah 7, SMA Muhammadiyah 6, SMA Negeri 3 Palembang, SMA Negeri 6 Palembang.

2.

Lingkungan sosial sekolah

 

0.10

3

0.30

Memiliki lapangan olah raga yang tidak memadai, tempat parkir yang tidak cukup luas, lingkungan sosial yang kondusif, nyaman dan aman.

3.

Pusat berbagai kegiatan

0.05

3

0.15

Kegiatan Kemuhammadiyahan, sebagai percontohan, banyak berbagai instansi yang berkepentingan dll

4.

Persaingan Memasuki PTN

0.10

3

0.30

Persaingan masuk SMPTN yang diidolakan, sehingga memotivasi sekolah untuk meningkatkan berbagai kebijakan yang berpihak pada siswa.

5.

Kemajuan Teknologi Komputer dan Informatika

0.05

3

0.15

Keharusan penggunaan komputerisasi pada bidang adminitrasi dan kemampuan penggunaannya

Jumlah

1.00

 

3.15

 

 

KEADAAN GURU

 

            Memiliki guru dengan latar belakang pendidikan S1 sebanyak 100 orang yang terdiri dari 48 orang guru laki-laki dan 52 orang guru perempuan. Dari 100 orang guru tersebut dapat dirincikan sebagai berikut :

NO

MATA PELAJARAN

STATUS

PENDIDIKAN

DP

GTY

GTT

JLH

SGO

D-I

D-II

D-III

S-1

S-2

JLH

1

Pend. Agama Islam

3

3

10

13

-

-

-

1

10

3

13

2

PPKn

-

1

5

6

-

-

-

1

5

-

6

3

Bahasa Indonesia

-

1

10

11

-

-

-

-

10

1

11

4

Matematika

-

1

9

10

-

-

-

-

7

3

10

5

Bahasa Inggris

1

1

6

8

-

-

-

-

8

-

9

6

Sejarah/ Geografi/BP

1

 

7

8

-

-

-

-

8

1

9

7

Ekonomi / Penjaskes

-

-

12

12

1

-

-

-

11

-

12

8

Pendidikan Seni

-

1

4

5

-

-

-

 

5

-

5

9

Sosiologi

2

1

2

5

-

-

-

-

5

-

5

10

Kimia/Fisika

2

3

9

14

-

-

-

-

13

1

14

11

Biologi

1

4

2

5

-

-

-

-

4

1

5

12

Komputer

-

-

5

5

-

-

-

3

2

-

5

 

Jumlah

6

10

84

100

1

-

-

5

94

-

100


Keterangan:

Skor  kategori rendah; skor  katagori sedang.

Skor  kategori tinggi; skor  katagori sangat tinggi.

Dari tabel internal di atas menunjukkn bahwa nilai rata-rata akhir menduduki peringkat skala tinggi, sedangkan tabel eksternal menunjukkan bahwa nilai rata-rata akhir menduduki peringkat skala sedang.

 

Penentuan Posisi SMA Muhammadiyah 1 Palembang

Dengan mempergunakan tabel Faktor Internal-Eksternal, dan skala sangat tinggi, tinggi, sedang, dan rendah, maka kedudukan/posisi SMA Muhammadiyah 1 Palembangapabila dianalisis dengan diagram Cartesius, maka posisi SMA Muhammadiyah 1 Palembang dapat diketahui sebagai perhitungan berikut:

IFAS

3,30

EFAS

3,15

Total Skor Kekuatan (S)

1,80

Total Skor peluang (O)

1,95

Total Skor Kelemahan (W)

1,20

Total Skor Ancaman (T)

1,20

S – W

0,60

O – T

0,75

 

Berdasarkan tabel di atas maka nampak bahwa titik koordinat posisi SMA Muhammadiyah 1 Palembang pada titik-titik sumbu kekuatan 0,30 dan sumbu peluang 0,75. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam diagram cartesius sebagaimana berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Diagram 1. Hasil Analisis SWOT di SMA Muhammadiyah 1 Palembang

Kesimpulan Analisis Faktor Internal (AFI) dan Kesimpulan Analisis Faktor Eksternal(AFE)

 

 

 


                                                            2     

                                                          1,95

                                                                                               

                                                          1           

                                                                   0,75

                                                 

                           2                   1                 k1       1     1,80

                                   1,20                            0,60

                                                       1

                                                            1,20

                                                         

                                                         2

 

 

 

 

KETERANGAN

AFI     = 3,30 , dengan (S = 1.80) dan (W = 1,50) , jadi (S – W =1,80 – 1,50 = 0,30)

AFE    = 3,15 , dengan (O = 1,95) dan (T = 1,20)  , jadi (O – P = 1,95 – 1,20 = 0,75)

 

 

 

 

 

 

 

 

E. Penutup

       

        Analisa SWOT merupakan  alat umum yang digunakan dalam perencanaan strategis pendidikan namun tetap merupakan alat yang efektif dalam menempatkan potensi suatu  institusi.

            Analisa SWOT bertujuan untuk menemukan aspek-aspek penting dari kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada suatu lembaga sehingga mampu memaksimalkan kekuatan, meminimalkan kelemahan, mereduksi ancaman   dan membangun peluang.

Melihat hasil kajian SWOT menunjukkan bahwa SMA Muhammadiyah 1 Palembang berada pada posisi kuadran I yang menguntungkan, dimana SMA Muhammadiyah 1 Palembang memiliki peluang dan tingkat kepercayaan masyarakat tinggi serta didukung oleh kekuatan yang dimiliki organisasi.

Dari data-data di atas dapat juga dijelaskan, bahwa titik koordinat yang menunjukkan  posisi organisasi ada pada titik 0,30; 0,75 dan jika digambarkan dengan koordinat, dengan sumbu y = 0,75 merupakan resultane: peluang 1,95 dikurangi ancaman 1,20 dan sumbu x = 0,30 merupakan resultante kekuatan 1,80 dikurangi kelemahan 1,50. Karena resultane peluang adalah y = 0,75 dan resultante kekuatan x = 0,30, maka resultante peluang dikurangi kekuatan berada pada kuadran I. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SMU Muhammadiyah 1 Palembang pada saat ini berada pada situasi yang menguntungkan.

Sehingga lembaga ini memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada dengan strategi yang diterapkan untuk mendukung kebijakan yang agresif (Growth Orientead Strategy).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Arcaro, Jerome S. 2007. Pendidikan Berbasis Mutu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Depdiknas. 2002. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta.

Indrajit, R. Eko dan R. Djokopranoto. 2006. Manajemen Perguruan Tinggi Modern. Jakarta: Andi Offset.

Sanjaya, Wina. 2009. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Kencana

Syaefudin, Udin. 2007. Perencanaan Pendidikan suatu pendekatan komprehensif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Tata Usaha SMA Muhammadiyah 1 Palembang. 2008. Visi, Misi, dan Rencana Pengembangan Sekolah. Kota palembang: Tata Usaha SMA Muhammadiyah 1 Palembang.

Usman, Husaini. 2008. Manajemen Teori Praktik dan Rriset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

www.wikipedia.com. Analisis Strength Weeknesses Opportunities Threats. Diakses tanggal 19 Maret 2010.

http://www.12-monkeys.com/2009/03/18/analisa-swot-sebuah-event/. Diakses tanggal 22 Maret 2010.

http//www.evaluasipendidikan.blogspot.com. Diakses tanggal 22 Maret 2010.

http://www.scribd.com/doc/11942959/Teknik-Penyusunan-Renstra-Sekolah. Diakses tanggal 22 Mei 2010.

http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT  tanggal 22 Maret 2010.

 

 


Komentar:

04 Mei 2012 pukul 01:55 WIB
Dedi mengatakan...
Terimakasih. saya jadi punya gambaran membuat EFAS dan IFAS. Salam


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion