VLAN dan DOMAIN
Broadcast Domain adalah komunikasi yang terjalin akan terjadi jika pengirim tidak mengetahui alamat network mana yang akan dituju, komunikasinya akan menyebar atau menyiarkan ke sejumlah LAN yang tersedia. Dan semua host akan menerima semua data ini. Aliran datanya tidak bisa dicegah walaupun dalam network tersebut terdapat hub, bridge, atau switch. Fungsi swicth disini malah untuk meneruskan aliran atau broadcast ke seluruh port yang ada. Aliran data dalam broadcast domain hanya dapat dicegah oleh router yang merupakan sebuah device yang terdapat pada layer ketiga.

Collision Domain menurut bahasa Indonesia berarti tabrakan atau benturan, merupakan domain tabrakan pada suatu LAN. Terjadi karena sistem CSMA/CD yang menggunakan sebuah media digunakan beramai-ramai, sehingga memungkinkan pengiriman data secara bersamaan pada suatu media, akibatnya terjadi tabrakan atau collision. Biasanya terjadi pada repeater dan hub, tidak pernah terjadi pada switch karena switch hanya membuat aliran sendiri-sendiri dari setiap transmisi data. Untuk menghindari terjadinya collision, dapat digunakan bridge dan switch untuk membagi atau memecah collision tersebut.
VLAN
VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation.

Prinsip Kerja VLAN
Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging) di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge
inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya. atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software) yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang didalamnya.untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.
TIPE TIPE VLAN
1. Berdasarkan Port
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh VLAN tersebut. Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harus berpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.
2. Berdasarkan MAC Address
Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap workstation/komputer yang dimiliki oleh user. Switch mendeteksi/mencatat semua MAC address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. MAC address merupakan suatu
bagian yang dimiliki oleh NIC (Network Interface Card) di setiap workstation.
Kelebihannya apabila user berpindah pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi sebagai anggota dari VLAN tersebut.Sedangkan kekurangannya bahwa setiap mesin harus di konfigurasikan secara manual , dan untuk jaringan yang memiliki ratusan workstation maka tipe ini kurang efissien untuk dilakukan.
3. Berdasarkan tipe protokol yang digunakan
Keanggotaan VLAN juga bisa berdasarkan protocol yang digunakan.
4. Berdasarkan Alamat Subnet IP
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi suatu VLAN.
Konfigurasi ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidakmempermasalahkan fungsi router.IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan VLAN.
Keuntungannya seorang user tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya di jaringan apabila berpindah tempat, hanya saja karena bekerja di layer yang lebih tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket di banding
menggunakan MAC addresses.
5. Berdasarkan aplikasi atau kombinasi lain
Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang dijalankan, atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu jaringan. Misalkan: aplikasi FTP (file transfer protocol) hanya bias digunakan
oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.
Proses Enkapsulasi pada DOT1Q
IEEE 802.1Q atau VLAN tagging mengizinkan beberapa jaringan bridge untuk transparan membagi link jaringan fisik yang sama tanpa ada kebocoran informasi antar jaringan, yang biasanya digunakan untuk merujuk pada protokol enkapsulasi yang digunakan untuk menerapkan mekanisme ini melalui jaringan ethernet.
Bentuk Frame DOT1Q
Sumber :
http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:hyndeW3msocJ:download.adek2kn.com/cisco/MOdul%252010%2520Peralatan%2520Jaringan%2520Collision%2520dan%2520Broadcast%2520Domain.ppt+collision+domain&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESjQirOGfo4vX95jKF2igXgpzKPb4LcZ2pB6ZiOTi_LtUahWBqnlQx4q3GNR8wGJ6LBHA_6F6xk84NQlfu4X6srsIkV77QB0VUnT57I3RueLVUWyjUdykAeB4ABxUSgagiM0Edzu&sig=AHIEtbQj2FQxsAuzarLSoRKKyAGUNc5r6w&pli=1
http://dedenthea.wordpress.com/2007/02/07/apa-itu-vlan-virtual-local-area-network/
http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:zQQ7PYyvtekJ:blog.unsri.ac.id/melati/jarkom-ii/tugas-1/pdf/7678/+PROSES+ENKAPSULASI+DOT1Q+dan+bentuk+framenya&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShgpezBBXS7wwtWUNzgnow20TyH1ImhCIUYcgZVV0ZVBrSGYisjU0zDTGX5YqA2LpEFmZz2uSHfbm_lHreO-pdSUgmbacvNk3WM2V56FF91DuaJootLJevHNwEkdQ_vxiCM0uVN&sig=AHIEtbQF0EG-DwfXH-wGyiJwkzCi5wY_Pw

