Manfaat Menikah Untuk Kesehatan

Kategori: Kesehatan
Diposting oleh elizma pada Jumat, 11 Mei 2012
[328 Dibaca] [6 Komentar]Post to TwitterPost to Facebook

Manfaat Menikah Untuk Kesehatan

Selamat pagi, di hari jumat yang cerah ini ntah kenapa saya kepikiran tentang pernikahan, di sisi lain saya ingin cepat cepat menikah di sisi lain saya juga gak mau buru buru menikah [galau]. Mungkin saya ingin cepat cepat menikah karena mungkin saya sudah ada calon :D , ya dari pada terus pacaran kan mending cepat cepat. Cuma disi lain juga saya harus mempersiapkan semuanya, pernikahan itu bukan sesuatu yang dianggap sepele, ya saya juga harus berfikir mateng mateng untuk kedepannya. Dan kebetulan saya masih juah persiapan untuk kedepannya. Mudah mudahan Allah memberi jalan yang terbaik ^_^. Amin. 

 

Iseng iseng saya searh di google tentang kesehatan dan pernikahan, ternyata ada sebuah artikel yang menggugah hari saya untuk share di blog ini, ntarah kenapa :D . Langsung saja berikut kutipannya, saya rangkum dari eramuslim.com

Inilah Manfaat Menikah Untuk Kesehatan

manfaat menikah untuk kesehatan

Kehidupan perkawinan, ternyata, membawa pengaruh baik pada kesehatan. Pria atau wanita yang telah menikah lebih sedikit yang merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol dan menjadi lebih rajin berolahraga, dibandingkan pria atau wanita yang belum menikah atau berpisah dari pasangan. Mereka juga lebih jarang mengalami sakit kepala atau stres. Demikian yang terlihat dari laporan hasil pusat statistik kesehatan di Amerika Serikat.
Walaupun pria yang menikah mempunyai kesehatan yang baik, tapi mereka cenderung lebih gemuk setelah menikah. Pria yang tidak menikah, jarang yang mengalami masalah kegemukan ini. Mengapa ini terjadi? Para ahli statistik masih belum mampu menjawabnya.
Untuk masalah merokok, pria menikah dan tidak menikah memiliki perbedaan nyata. Hanya separuh dari pria menikah yang menjadi perokok dibanding para pria yang telah bercerai atau pria yang belum menikah. Mereka yang hidup bersama tanpa menikah, juga lebih sering yang mengalami masalah kesehatan dibanding dengan mereka yang menikah.
Hasil ini diperoleh dari wawancara terhadap 125.545 orang dewasa yang berusia 18 tahun ke atas. 58,2% diantaranya telah menikah, 10,4% telah bercerai atau berpisah dengan pasangannya, 6,6% adalah janda, 5,7% hidup dengan pasangannya dan 19% belum pernah menikah
Kelihatannya, pria atau wanita yang berada dalam wadah perkawinan akan merasa mendapat lebih perlindungan dan dukungan dalam hal sosial, ekonomi, psikologis dan juga dalam pola hidup sehat. Mereka yang menikah akan merasa aman dan lebih mantap dalam menjalani hidupnya. Sehingga mereka menjadi lebih sehat dibanding dengan pria-wanita yang tidak menikah, berpisah atau bercerai.
Pernikahan memang fitrah manusia, untuk menyalurkan hasrat biologis secara syah dan bermartabat. Bukan dengan cara sembarang yang justru bisa mengundang berbagai penyakit kelamin. Seminar-seminar yang mengangkat tajuk tentang bahayanya virus HIV/AIDS mengakui bahwa pernikahan merupakan satu-satunya jalan keluar yang paling aman dan sukses untuk mencegah penyakit yang belum ada obatnya itu ketimbang hanya menyarankan dengan penggunaan kondom.
Secara alami, syahwat bisa disalurkan dengan baik dengan pasangannya, tidak hanya bisa meningkatkan rasa cinta antara suami istri, tapi juga, keharmonisan rumah tanggapun turut terjaga.
Dalam suatu riset di Amerika, ditemukan pula, bahwa, pasangan yang telah menikah, hidupnya lebih teratur, terbebas dari rasa ketakutan dari penularan penyakit kelamin yang pernah menyerang remaja dan pria atau wanita dewasa yang lebih suka hidup tanpa ikatan perkawinan. Hidup yang teratur itu yang menyebabkan hidup mereka lebih baik dalam tatanan dan kesehatan.
Jika pun ada perbedaan pendapat, itu wajar terjadi. Karena, kedua pasangan berasal keluarga, pendidikan, umur, etnis dan segalanya sesuatu yang berbeda, pasti akan memicu perbedaan. Namun, rumah tangga yang sehat, akan menjadikan perbedaan itu sebagai nuansa penambah wawasan. Dan, bukan sebagai penyebab perpecahan.
Dalam perspektif kejiwaan, menikah dan membangun rumah tangga yang tentram, bahagia dan penuh cinta itu sama seperti layaknya membangun rumah yang proses pembangunannya mesti dikerjakan secara berurutan, dan menempatkan bagian-bagian rumah tersebut secara tepat dan harmonis.
Sebagai fondasinya adalah saling pecaya. Kemudian, di atas fondasi itu dibangun pilar-pilar atau tiang-tiang utama yang berupa sifat kepemimpinan suami. Tegak atau condongnya pilar kepemimpinan ini akan mempengaruhi tegak atau condongnya bangunan yang nantinya akan berdiri.
Setelah itu, di atas fondasi yang sama dan bersandar pada tiang-tiang utama tadi, dibangunlah dinding yang berfungsi sebagai pembentuk bangunan tadi, pembatas dari area luar dan penyekat antara ruangan. Cantik atau tidaknya bangunan, tergantung dari penempatan dan pengaturan dinding tadi. Dinding ini adalah sifat iman seorang isteri.
Pada dinding tadi, dibuat pula jendela yang berfungsi sebagai pengatur keluar masuknya cahaya matahari dan udara segar. Makin baik jendela tadi berfungsi, tentu makin lancar pula sirkulasi cahaya dan udara segar. Jendela inilah tunduk dan taatnya isteri.
Pada dinding itu pula tentu dibuat pintu, yang berfungsi sebagai tempat lalu lalangnya orang-orang yang keluar masuk rumah. Pada saat-saat tertentu pintu itu dibuka, dan di saat-saat tertentu ditutup. Inilah fungsi mampu menjaga dari seorang isteri.
Tetapi walaupun itu semua telah dibuat dan ditegakkan, belumlah bangunan tadi disebut rumah. Sebab ia membutuhkan atap sebagai pelindung dari panas maupun hujan. Ketika panas, ia berfungsi sebagai peneduh dan penyejuk. Ketika hujan ia berfungsi sebagai pemayung dan penghangat. Tentunya, bersandar kepada Tuhan dan mengikuti ajarannya.
Manakala setiap pasangan menjalankan fungsi-fungsi tadi dengan baik, maka hidup tidak hanya menjadi lebih sehat. Tapi, juga, rumah tangga yang penuh dengan rasa tentram, bahagia dan penuh cinta akan terwujud.

Cukup sekian postingan pada kesempatan kali ini, Mudah mudahan artikerl tentang manfaat menikah untuk kesehatan ini bermanfaat.

post by : ace maxs @ manfaat menikah untuk kesehatan

 



PDF | DOC | DOCX


Komentar:

25 Mei 2012 pukul 08:00 WIB
ace maxs mengatakan...
memang ada banyak manfaat dari menikah,,, karena itulah lebih baik cepat menikah daripada lama menjalin hubungan yang tidak jelas...

25 Mei 2012 pukul 07:57 WIB
ace maxs mengatakan...
makanya segeralah menikah... sehat lahir batin....... cheese

14 Mei 2012 pukul 14:40 WIB
pengobatan keputihan mengatakan...
pernikahan itu bukan soal umur tapi soal menemukan orang yang tepat.. tapi selama persiapan sudah matang, nikah di usia muda juga boleh boleh saja hehe :D cheese

11 Mei 2012 pukul 11:18 WIB
obat kanker payudara mengatakan...
Buat yang udah punya calon,,cepet-cepet nikah...biar bisa hidup sehat... tongue wink

11 Mei 2012 pukul 11:12 WIB
Obat Tradisional Jantung Koroner mengatakan...
Nikah itu selain sehat, juga bisa bikin kita nambah rejeki.. dan apabila mempunyai anak,,tambah lagi rejekinya.

11 Mei 2012 pukul 11:10 WIB
Ace Maxs mengatakan...
Mari kita cepat-cepat menikah, agar hidup kita menjadi lebih indah dan kesehatan kitapun terjaga.... artikelnya bagus kang..


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion