Heboh, Isu Kecurangan CPNS via SMS
Kabar miring seputar ujian CPNS menerpa pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Pasca ujian CPNS tahap satu, Solsel digoyang isu tak sedap tentang kecurangan dalam pelaksanaan ujian.
Sejak tiga hari terakhir,beredar SMS berisi tuduhan kepada seorang anggota DPRD Solsel memiliki bocoran soal Tes Kompetensi Dasar (TKD), karena ikut menjemput soal ke Bandara Internasional Minang (BIM).
Pada SMS itu disebutkan bahwa keluarga anggota dewan dipastikan lulus CPNS. Begini isinya:
" Bapak bupati, wakil bupati, Kapolres, Kejari, DPRD, Media masa, para pejabat Solsel, kami merasa kecewa pada tes CPNSD di solsel, soal dibocorkan oleh seorang anggota terhormat SIDIK yg menjemput soal tes ke Padang dan dibagikan pada keluarganya, dan juga yang lulus udah jelas yaitu titipan tes hanya formalitas, dan juga kepala BKD pernah ngomong pisiko tes perlu, sebab peluang untuk cari uang bagi kita. Pak sms ini adalah kiriman dari teman-teman SKPD dan SMS ini sudah beredar di Padangaro. Trims,"
Salinan SMS tersebut diperoleh Padang Ekspres (Grup Padang Today) dari salah seorang peserta CPNS Solsel. Lelaki itu mengaku, memperolehnya dari temannya. Diperkirakan SMS itu sudah tersebar kepada ratusan orang.
" Saya sangat terkejut saat menerimanya. Kalau memang SMS ini benar, saya berharap ada tindak lanjutnya. Sangat tidak adil, kalau ada kecurangan yang dilakukan oleh pejabat setempat," tuturnya Kamis (10/12).
Terpisah, kepala BKD Solsel, Inmart Welly menegaskan bahwa SMS itu tidak benar. Menurutnya, ada beberapa oknum yang sengaja ingin menjatuhkan Pemkab. Welly juga mengaku telah mendapatkan SMS itu dari seorang anggota dewan.
" Penjemputan soal ujian kan dikawal polisi. SMS itu sama sekali tidak benar. Indikasinya, ada orang yang ingin mengacaukan. Mungkin saja persaingan politik," tegas Welly.
Welly juga mengungkapkan, terkait SMS yang berisi fitnah itu, pihaknya telah melaporkan kepada intelejen dan Bawasda Solsel untuk menelusuri sumber SMS tersebut.
" Peserta CPNS diharapkan tetap tenang. Tidak usah hiraukan, dan anggap saja angin lalu," himbaunya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Solsel tidak mengadakan tes wawancara. Seleksi hanya dua tahap, yaitu TKD dan TKB. Dua-duanya merupakan tes tertulis. Bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI). (*)
PDF | DOC | DOCX









belum ada komentar...