METODE ALOKASI

Kategori: tugas
Diposting oleh adietputra pada Senin, 30 Mei 2011
[270 Dibaca] [0 Komentar]Post to TwitterPost to Facebook

 1. Perbandingan Kecepatan Pembacaan Berkas antara Windows dan UNIX

Sistem berkas UNIX berbeda dengan sistem berkas Windows (DOS).

  • Sistem berkas UNIX lebih hebat dan mudah diatur daripada Windows (DOS).
  • Penamaan dalam UNIX dan Windows berbeda.Karena sistem Windows ingin memudahkan pengguna maka sistem mereka mengubah nama menjadi nama yang lebih mudah bagi para pengguna.

o   Contohnya adalah nama folder dalam adalah perubahan dari directory yang masih digunakan oleh UNIX. Penggunaan back slash (\) digunakan untuk memisahkan direktori-direktori dalam Windows, tetapi hal ini tidak ada dalam UNIX.

  • Sistem UNIX menggunakan case sensitive, yang artinya nama suatu berkas yang sama jika dibaca, tetapi penulisan namanya berbeda dalam hal ada satu file yang menggunakan huruf kapital dalam penamaan dan satu tidak akan berbeda dalam UNIX.

o   Contohnya ada berkas bernama berkasdaku.txt dan BerkasDaku.txt, jika dibaca nama berkasnya sama tetapi dalam UNIX ini merupakan dua berkas yang jauh berbeda. Jika berkas-berkas ini berada di sistem Windows, mereka menunjuk ke berkas yang sama yang berarti Windows tidak case sensitive.

  • Hal lain yang membedakan sistem berkas UNIX dengan Windows adalah UNIX tidak menggunakan drive letter seperti C:, D: dalam Windows. Tetapi semua partisi dan drive ekstra di mount didalam sub-direktori di bawah direktori root. Jadi pengguna tidak harus bingung di drive letter mana suatu berkas berada sehingga seluruh sistem seperti satu sistem berkas yang berurutan dari direktori root menurun secara hierarki.

2. Perbedaan kinerja sistem berkas antara Contiguous Allocation, Linked Allocation, dan Indexed Allocation.

Metode akses yang paling baik digunakan adalah indexed allocation. Metode ini memecahkan masalah fragmentasi eksternal dari metode contiguous allocation dan ruang cuma-cuma untuk petunjuk pada metode linked allocation, dengan cara menyatukan semua petunjuk kedalam blok indeks yang dimiliki oleh setiap berkas

 Keefisiensian penyimpanan dan waktu akses blok data adalah kriteria yang penting dalam memilih metode yang cocok untuk sistem operasi untuk mengimplementasikan sesuatu. Sebelum memilih sebuah metode alokasi, kita butuh untuk menentukan bagaimana sistem ini akan digunakan.

·        Untuk  contiguous allocation membutuhkan hanya satu akses untuk mendapatkan sebuah blok disk. Sejak kita dapat dengan mudah menyimpan alamat inisial dari sebuah berkas di memori, kita dapat menghitung alamat disk dari blok ke-i (atau blok selanjutnya) dengan cepat dan membacanya dengan langsung.

·      Untuk  linked allocation, kita juga dapat menyimpan alamat dari blok selanjutnya di memori dan membacanya dengan langsung. Metode ini bagus untuk akses secara berurutan; untuk akses langsung, bagaimanapun, sebuah akses menuju blok ke-i harus membutuhkan pembacaan disk ke-i. Masalah ini menunjukkan mengapa alokasi yang berurutan tidak ligunakan untuk aplikasi yang membutuhkan akses langsung.

Sebagai hasilnya, beberapa sistem mendukung berkas-barkas yang diakses langsung dengan menggunakan contiguous allocationdan yang diakses berurutan dengan linked allocation. Di dalam kasus ini, sistem operasi harus mempunyai struktur data yang tepat dan algoritma untuk mendukung kedua metode alokasi.

·      Indexed allocation lebih komplek. Jika blok indeks sudah ada dimemori, akses dapat dibuat secara langsung. Bagaimanapun, menyimpan blok indeks tersebut di memori membutuhkan tempat yang dapat ditolerir. Dengan begitu, kinerja dari indexed allocationtergantung dari struktur indeks, ukuran file, dan posisi dari blok yang diinginkan.

Beberapa sistem menggabungkan contiguous allocationdengan indexed allocationdengan menggunakan contiguous allocationuntuk berkas-berkas yang kecil (diatas tiga atau empat berkas), dan secara otomatis mengganti ke indexed allocationjika berkas bertambah besar.

 

3. Mengembalikan data yang ter hapus atau terformat

 Mengembalikan data yang ter hapus atau terformat sering menggunakan MS DOS yang ada pada windows, MS Dos banyak cara untuk mengembalikan Data yang terhapus/Terformat, menggunakan perintah Undelete dan Unformat, tinggal kita klik star --> Klik All Programs -->Klik Accessories dan pilih C:\ command prompt akan terbuka menu dan di menu tsb cari perintah c:\dir unformat.* /p ( c:/cd windows/help ) atau c:\cd command

Ketika kita menghapus dokumen, secara default Windows tidak serta merta menghilangkan informasi mengenai dokumen yang kita hapus tersebut. Jadi masih tersisa jejak-jejak (trace) berupa petunjuk dari dokumen yang kita hapus tersebut di Hard Disk kita. Cara kerja dari unerase maupun unformat adalah dengan melakukan scanning secara mendalam (untuk mengakses trace) pada Hard Disk untuk menemukan kembali sisa-sisa jejak dokumen kita yang masih memiliki kemungkinan untuk diselamatkan kembali.

 

Unerase maupun unformat dapat me-recovery dokumen-dokumen yang terhapus dariHard Disk dengan format (FAT, NTFS), floppy disks, CompactFlash, SmartMedia, MultiMediaCard, SecureDigitalCards dan UFD. Karena menggunakan hardisk dengan salah satunya format FAT (file-allocation table) yang mennggunakan metode akses linked allocation, kita dapat menjelaskan kembali kenapa terdapat trace (petunjuk) dari file yang telah kita hapus.

 

Dengan linked allocation, setiap blok yang ada di disk disimpan dan diberi nomor sesuai dengan nomor blok.  Jadi, direktori hanya menyimpan alamat dari blok pertama saja, dan untuk selanjutnya dilihat dari penunjuk berikutnya. Jika kita menggunakan metode ini, akan menyebabkan mudahnya untuk membuat berkas baru atau mengembangkan berkas sebelumnya. Mencari tempat kosong untuk berkas baru lebih mudah,karena kita hanya mencari angka 0 yang pertama dari isi table tersebut. Dan bila kita ingin mengembangkan berkas sebelumnya,kita dapat mencari alamat terakhir. 

 

 

4. Pointer yang menunjuk ke suatu blok menyebabkan blok terisi, Bagaimana jika ada data yang terisi apakah petunjuk tidak akan mengisi blok? Bagaimana petunjuk kosong yang terjadi pada BITMAP?

Seringnya daftar ruang kosong diimplementasikan sebagai bit map atau bit vektor. 
1. Tiap blok direpresentasikan sebagai 1 bit, Jika blok tersebut kosong maka isi bitnya 1 dan 
2. Jika bloknya sedang dialokasikan maka isi bitnya 0.

Keuntungan utama dari pendekatan ini adalah relatif sederhana dan efisien untuk mencari blok pertama yang kosong atau berturut-turut n blok yang kosong pada disk. Banyak komputer yang menyediakan instruksi manipulasi bit yang dapat digunakan secara efektif untuk tujuan ini. 



PDF | DOC | DOCX


Komentar:


belum ada komentar...


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion