NORA BLOG

EDUCATION TECHNOLOGY

 

MEDIA DAN PEMBELAJARAN

 

 
MEDIA DAN PEMBELAJARAN

 
 

A. Pendahuluan

 

1.      Latar Belakang
 
      Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar terjadi karena adanya interaksi seseorang dengan lingkungannya. Oleh karena itu belajar dapat t erjadi dimana saja dan kapan saja.
 
       Apabila proses belajar itu dilaksanakan secara formal di sekolah-sekolah, tidak lain ini dimaksudkan untuk mengarahkan perubahan pada diri siswa secara terencana, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
 
      Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Para guru di tuntutagar mampu menggunakan alat-alat yang dapat disediakan oleh sekolah, dan tidak tertutup kemungkinan bahwa alat-alat tersebut sesuai dengan perkemabngan dan tuntutan zaman. Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pembelajaran.
 
       Dapat disimpulkan bahwa media adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan pembelajaran di sekolah pada khususnya.
 

 

2.      Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah “Bagaimakah hubungan
antara Media dan Proses Belajar Mengajar ?”

 

3.      Tujuan
Adapun tujuan Penulisan makalah ini adalah untuk :
·         Mengetahui hubungan antara Media dan Proses Belajar Mengajar
·         Syarat pemenuhan tugas semester pada Mata Kuliah TI & K dalam Pendididkan.
 
B. Pengertian Media
      Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara, atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepenerima pesan. Gerlach & Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap.
Batasan lain telah dikemukakan oleh para ahli yang sebagian diantaranya adalah AECT (1977) memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.
 
C. Manfaat Media Instruksional
      Secara umum manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar
proses interaksi antara pendidik dan peserta didik atau antara dosen dan mahasiswa atau
guru dan murid dan hal ini pada gilirannya akan membantu mahasiswa atau peserta didik
untuk belajar secara optimal. Kemp dan Dayton menjelaskan manfaat khusus bagi media
instruksional sebagaimana yang telah diidentifikasinya yaitu :
1. Penyampaian materi perkuliahan dapat diseragamkan
2. Proses instruksional menjadi lebih menarik
3. Proses belajar mahasiswa/siswa menjadi lebih interaktif
4. Jumlah waktu belajar mengajar dapat dikurangi
5. Kualitas belajar siswa/mahasiswa dapat ditingkatkan
6. Proses belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja
7. Sikap positif siswa/mahasiswa terhadap bahan belajar maupun terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
8. Peran pendidik/dosen dapat diarahkan kepada cara yang lebih produktif dan aktif
  
D. Jenis dan Karakteristik Media Instruksional
Media pendidikan bermakna lebih luas dari media pengajaran. Media pendidikan dapat digunakan berbagai bentuk komunikasi seperti pada berbagai kegiatan penerangan, penyuluhan termasuk pengajaran. Media penajaran dipakai secara terbatas pada situasi belajar mengajar kendatipun penggunaannya dapat diperluas pada berbagai komunikasi lainnya (Davies:1981,125).
 
Berdasarkan jenisnya media dapat dibagi ke dalam 3 (tiga) bentuk yaitu:
 
a. Media auditif.
 
Media auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja.
Karakteristik media ini berkaitan dengan indera pendengaran. Pesan yang disampaikan
dituangkan ke dalam lambang-lambang auditif baik verbal (yaitu kata-kata dalam bahasa
lisan) maupun non verbal. Ada beberapa jenis media yang dapat dikelompokkan dalam
dalam media audio antara lain, radio, alat perekam (recorder), tape recorder, laboratorium
bahasa. Media ini juga harus dilihat sasarannya artinya media ini tidak bisa digunakan
untuk orang tuli atau orang yang mempunyai kelainan pada pendengaran (Knirk:1986,24).

b. Media visual.
 Karakteristik dari media ini sangat mengandalkan indera penglihatan. Media ini
ada yang menampilkan gambar diam seperti film strips atau film rangkai, slides film
bingkai, gambar atau lukisan, cetakan (Miarso: 1982,33).

c. Media audio visual.
Karakteristik media ini adalah memiliki unsur suara dan unsur gambar. Jenis media
ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media yang
pertama dan kedua yaitu media audio dan visual. (Miarso: 1986,34).
 
Anderson (1994:186) membagi jenis media ke dalam sepuluh kelompok, yaitu:
 

1). Media audio

Media ini terdiri dari pita audio (kaset), piringan audio dan radio. Karakteristik darimedia ini dapat memberikan rangsang pendengaran. Hubungan media ini dengan tujuaninstruksional adalah:
a. Tujuan kognitif; audio dapat dipergunakan untuk mengajarkan pengenalan kembali atau pembedaan rangsang yang  relevan
b. Tujuan afektif: suasana mungkin dapat menciptakan musik latar belakang, efek suara dan lain-lain.
c. Tujuan psikomotor: dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan verbal.
 

2). Media cetak

Media ini terdiri dari buku teks terprogram, buku pegangan manual, buku tugas.
Ciri dari media ini adalah mampu memperagakan simbol-simbol verbal dan
representasi gambar diam. Hubungan media ini dengan tujuan instruksional adalah:
 
a. Tujuan kognitif: menyampaikan informasi bersifat fakta dan pengenalan kembali (rekognisi)
b. Tujuan afrktif : dapat membangkitkan emosi dan menarik dari buku yang ditulis terjadinya perubahan sika
(change  attitude).
c. Tujuan psikomotor: tidak ada, karena penggambaran gerak sukar disajikan dengan media ini.
 

3). Media audio cetak.

      Media ini terdiri dari buku latihan yang dilengkapi dengan kaset atau pita audio,
pita, gambar, bahan yang dilengkapi dengan pita suara audio. Hubungannya dengan tujuan
instruksional sama seperti tujuan media audio dan media cetak.
 

4). Media benda (objek)

      Terdiri media nyata dan model tiruan. Karakteristiknya adalah dapat memberikan
rangsang penglihatan, pendengaran dan perabaan. Hubungannya dengan tujuan
instruksional :
  a. Tujuan kognitif: untuk mengajarkan pengenalan kembali dan pembedaan rangsangan yang relevan.
  b. Tujuan afektif: bila menggunakan alat yang sebenarnya kemungkinan sikap yang positif terhadap pekerjaan
      mereka sejak awal latihan.
  c. Tujuan psikomotor : memberkan latihan bagi siswa untuk menguji penampilan dalam menangani materi pekerjaan
      dan mendemonstrasikan dan mengukur kemampuan peserta didik.
 

5). Media visual diam

      Media ini terdiri dari film bingkai (slide) dan film rangkai (berisi pean verbal). Karakteristiknya adalah gambar diam. Hubungannya dengan tujuan instruksional adalah:
          a.    Tujuan kognitif : pengenalan benda-benda yang belum dikenal peserta didik dan mampu membedakan                        objek yang ada di dalam gambar.
          b.    Tujuan afektif : tidak terpakai
          c.    Tujuan psikomotor : menunjukkan posisi benda atau orang yang sedang bergerak sebelum pendidik/dosen
                 mendemonstrasikannya atau sebelum peserta didik/mahasiswa dilatih.
 
 6). Media proyeksi dengan suara
      Terdiri film bingkai (slide) suara dan film rangkai suara. Karakteristiknya adalah gambar diam. Hubungannya dengan tujuan instruksional :
            a.  Tujuan kognitif : mengajarkan objek yang belum dikenal
            b.  Tujuan afektif : tidak dapat digunakan
            c.  Tujuan psikomotor : gambar ini menunjukkan posisi tertentu yang bergerak.
 

7). Media visual gerak dan audio

      Terdiri dari film gerak tanpa suara dengan penggunaan caption
 

8). Media visual gerak dan audio

      Terdiri dari film suara dan video. Karakteristiknya adalah gambar bergerak tanpa
           suara. Hubungannya dengan tujuan instruksional adalah:
a    Tujuan kognitif : berhubungan dengan kemampuan mengenal kembali dan
      kemampuan memberikan rangsangan gerak yang serasi.
b   Tujuan afektif : memberikan pengaruh pada sikap dan emosi dan merupakan
      media yang baik sekali menyampaikan materi dalam kawasan afektif.
c   Tujuan psikomotor: memberikan contoh keterampilan yang menyangkut gerak dan
     mengajarkan kordinasi antara alat tertentu.
 

9). Media manusia dan lingkungan

Media manusia dapat digunakan sebagai contoh yang nyata untuk menampilkan
contoh-contoh gerak. Sedangkan media lingkungan merupakan media yang berada di
sekitar kita. Media ini sangat besar ruang lingkupnya dan bebas dalam menggunakannya
tanpa dikenai biaya apapun.
 

10). Media komputer (CAI)

Karakteristik media komputer ini digunakan dalam berbagai macam terminal yang
berbeda atau menggabungkannya dengan media lain yang bertujuan memberikan
pembelajaran yang sifatnya individual. Hubungan media ini dengan tujuan instruksional
adalah:
a  Tujuan kognitif : dapat mengajarkan konsep, aturan,prinsip, langkah dalam proses
     yang kompleks.
b  Tujuan afektif : untuk mengontrol bahan-bahan film dan video
c  Tujuan psikomotor : mengajarkan programming dan kecakapan yang serupa bila
     mahasiswa/siswa mau bekerja sesuai dengan pekerjaan yang telah ditetapkan.
Penggolongan media ditinjau dari ukuran audiensnya ada tiga yaitu :
               1.  Media untuk audiens besar yang terdiri dari televisi, radio, video.
               2.  Media untuk audiens kecil yang terdiri dari film suara, film bisu, video tape, film
                    Strip suara slide, radio, audio tape, audio disc, foto, poster, papan tulis.
               3.  Media individu yang terdiri dari media cetak, telepon, CAI
  (Wilkinson: 1984,45)
      Meskipun banyak macam media instruksional, namun hanya sedikit sekali yang
sering dipergunakan dalam ruangan kuliah ataupun di kelas oleh seorang dosen
ataupun pendidik. Dari jumlah yang sedikit tersebut diantaranya overhead Projector
(OHP), gambar, model dan tentu saja papan tulis dan buku. Sedangkan media lain
seperti video film, kaset audio, film bingkai, auditif jarang digunakan meskipun benda-
benda ini tidak asing lagi bagi kebanyakan dosen.
      Oleh karena itu ada baiknya kita mengenal macam-macam media ini dengan
harapan dapat memacu kita untuk mengadakan dan memiliki kompetensi yang cukup
dalam menggunakannya, agar proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan efisien
dalam mengelola waktu dan melaksanakannya di dalam kelas.

Teknologi  dan Pengajaran
      Definisi utama teknologi yang digunakan dalam buku ini mengacu pada sistem aplikasi,pada pembahasan kali ini ialah  membahas cara-cara di mana media audiovisual dan bahan dapat membantu meningkatkan pembelajaran.
      Definisi utama teknologi yang digunakan dalam buku ini mengacu pada "sistem aplikasi dari ilmu pengetahuan yang  terorganisir secara  ilmiah atau lainnya untuk tugas praktis"
teknologi pembelajaran, adalah pengaturan khusus yang sistematis  dalam mengajar / belajar bahkan dirancang untuk menempatkan pengetahuan  kita  dalam praktek dengan caradapat diprediksi dan efektif  untuk mencapai tujuan belajar  tertentu.
instruksi diprogram misalnya didasarkan pada prinsip-prinsip manusia belajar dikembangkan oleh psychologis perilaku BF Skinner dan lainnya di tahun 1950. pengajaran / pengaturan pembelajaran teknologi ini pada awal dasarnya terdiri dari materi cetak informasi diselingi dengan spasi kosong.
instruksi diprogram menekankan prinsip bahwa bersandar manusia adalah proses aktif, bukan hanya penerimaan informasi. komunikasi hanya langkah pertama dalam belajar.
 

 

Teknologi Komputer dan Pengajaran
      Penggunaan komputer untuk tujuan pengajaran  juga berkembang pesat. Konsep umum pendidikan berbasis komputer, pada  umumnya dianggap mencakup dua kategori utama: Komputer Assisted Instruction (CAI) dan Computer Managed Instruction (CMI)
CAI menggunakan komputer secara langsung sebagai media pengajaran dan sistem penyampaian informasi.
Sedangkan pada CMI pada dasarnya adalah teknik manajemen untuk melacak instruksi dan pengadaan layanan pendukung, seperti bahan sesuai dengan tujuan belajar  tertentu, pada tahap tertentu mempengaruhi kemajuan pelajar.
 

 

Media / Teknologi dan Strategi Pembelajaran
      tujuan dan beberapa strategi dasar, sebelum  sepenuhnya membahas sehubungan dengan media tertentu. Dukungan untuk guru berbasis instruksi    bahwa media pembelajaran yang dirancang dengan baik dapat meni ngkatkan pembelajaran dan mendukung pembelajaran berbasisguru.Penelitian telah lama menunjukkan pentingnya peran instruktur dalam penggunaan media pembelajaran yang efektif. misalnya, studi awal menunjukkan bahwa ketika guru memperkenalkan film, realiting mereka untuk tujuan belajar, jumlah siswa informasi yang diperoleh dari film meningkat .* penelitian kemudian mengukuhkan dan melampaui temuan ini asli. Penyelenggara diawal dapat menjadi alat yang efektif untuk memastikan bahwa media memainkan peran yang tepat  sebagai pendukung tambahan pengajaran.
 
Siswa Latihan dan Praktek
      format media tertentu dan sistem pengiriman mereka meminjamkan diri dengan baik khususnya untuk latihan praktek. belajar misalnya laboratorium dan program instruksi, instruksi sangat cocok untuk tujuan ini. pita audio dapat digunakan secara efektif untuk  latihan praktek, aritmatika dan pengajaran bahasa.
 
Pembelajaran Penemuan
media pembelajaran dapat membantu mempromosikan penemuan " atau "penyelidikan" metode belajar dan mengajar.  Misalnya, 8-mm film berkesinambungan dan  sering digunakan untuk mengajar penemuan dalam ilmu fisika.
Format media juga dapat digunakan untuk menghadapi profesional dan trainee Bisnis dengan "kehidupan nyata" situasi yang membutuhkan penyelidikan atas masalah dan penemuan solusi mereka. film, simulasi, dan permainan simulasi sering digunakan untuk efek seperti "belajar laboratorium" situasi.

Manajemen dari Instrusi
pemanfaatan media memungkinkan guru dapat menghabiskan lebih banyak waktu mereka
 mendiagnosis dan memperbaiki masalah-masalah siswa, konsultasi dengan siswa masing-masing, dan mengajar pada satu sampai satu basis kelompok kecil.
 
Pembelajaran Individual
Pembelajaran individual adalah, dimana siswa menggunakan materi pembelajaran dirancang khusus atau dipilih untuk sesuai kepentingan masing-masing, kemampuan, dan pengalaman sekarang hampir universal diterima sebagai suatu strategi pembelajaran penting dan produktif, yang menarik, inovasi pendidikan relatif baru dan telah berkembang pesat lebih kurang seiring dengan pengembangan media pembelajaran, dengan adanya media dapat memberikan kontribusi bagi meningkatnya penggunaan media dalam pembelajaran.
 
Pendidikan Khusus
mental anak-anak terbelakang perlu situasi belajar yang sangat terstruktur karena merujuk kembali ke diagram komunikasi mereka kurang diperlukan bidang pengalaman dan kemampuan untuk memasukkan pesan dalam mereka konstruksi.
media pembelajaran yang dirancang khusus untuk siswa dan / atau ad
aptasi kelas-ruang media untuk mengkompensasi cacat fisik dan mental dapat berkontribusi enor-mously untuk instruksi efektif siswa cacat dan dapat menolong, mencegah mereka (meskipun tidak sengaja) untuk diabaikan oleh guru kelas.
 

 

 

 

 

 



PDF | DOC | DOCX

Komentar:

09 Oktober 2010 pukul 16:22 WIB
Iis Oktiawanti C.5.10 mengatakan...
Penggunaan sebuah media sangat penting akan tetapi Hal yang menjadi kendala adalah karena media kadang tidak optimal didaerah terpencil karena sarana yang kurang. Misalkan penggunaan media Komputer pada mata pelajaran TIK yang harusnya dilakukan untuk praktek, karena kendala beberapa hal ini maka hanya dijelaskan secara teori saja. Menerima Kritik dan saran untuk solusinya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

09 Oktober 2010 pukul 16:07 WIB
Retna Yuliyanti_C.5.10 mengatakan...
Kegiatan belajar dapat berjalan tidak hanya didalam kelas, dalam ruang atau dalam sebuah gedung tertutup. misalnya kita membawa siswa kehutan dengan melihat ada tumbuhanapa saja disana, lalu dicatat dan kemudian dibahas mengenai tumbuhan tersebut. Adanya tukar informasi antara yang memberi informasi dan yang menerima informasi itu dapat dikatakan proses belajar. karena dari apa yang kita belum tahu, dengan mendengar informasi kita menjadi tahu, maka hal ini bisa disebut sebagai proses belajar. Sedangkan media dalam belajar dapat digunakan sebagai proses alat pendukung secara nyata agar peserta didik(siswa) bisa lebih mengerti apa yang kita sampaikan. Sehingga materi yang diajarkan mengenai sasaran. Akan tetapi penggunaan mediapun harus disesuaikan dengan keadaan setempat jangan memaksa untuk menggunakan media jika tidak sesuai keadaan. Trimis...semoga bermanfaat.

09 Oktober 2010 pukul 16:04 WIB
Retna Yuliyanti mengatakan...
Kegiatan belajar dapat berjalan tidak hanya didalam kelas, dalam ruang atau dalam sebuah gedung tertutup. misalnya kita membawa siswa kehutan dengan melihat ada tumbuhanapa saja disana, lalu dicatat dan kemudian dibahas mengenai tumbuhan tersebut. Adanya tukar informasi antara yang memberi informasi dan yang menerima informasi itu dapat dikatakan proses belajar. karena dari apa yang kita belum tahu, dengan mendengar informasi kita menjadi tahu, maka hal ini bisa disebut sebagai proses belajar. Sedangkan media dalam belajar dapat digunakan sebagai proses alat pendukung secara nyata agar peserta didik(siswa) bisa lebih mengerti apa yang kita sampaikan. Sehingga materi yang diajarkan mengenai sasaran. Akan tetapi penggunaan mediapun harus disesuaikan dengan keadaan setempat jangan memaksa untuk menggunakan media jika tidak sesuai keadaan. Trimis...semoga bermanfaat.

09 Oktober 2010 pukul 15:55 WIB
EVIANTI ANDRASARI. C.5.10 mengatakan...
Menurut saya media dan pembelajaran itu merupakan suatu ikatan yang tidak dapat dipisahkan karena melalui media suatu pembelajaran akan lebih efektif dan bervariasi siswa juga lebih mudah mengerti dengan apa yg disampaikan oleh guru. Apalagi kalau menggunakan media audio visual. Demikain saran dari saya terhadap tulusan ibu. Terima kasih

09 Oktober 2010 pukul 15:51 WIB
Eka Yuliana. C.5.10 mengatakan...
Proses belajar dpt terjadi karena adanya interaksi seseorang dengan lingkungannya. Belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Untuk menjadikan kegiatan belajar itu menarik maka diperlukan yang namanya sebuah media, menurut saya media yg cocok dijadikan sarana belajar yaitu media audio visual dan media komputer karena dg mrdia tersbut kita bisa membuat model pembelajaran yg variatif dan menarik tergantung kita yg mendesain. Mungkin itu saja command dari saya . Terima Kasih.

09 Oktober 2010 pukul 15:49 WIB
Eka Yuliana mengatakan...
Proses belajar dpt terjadi karena adanya interaksi seseorang dengan lingkungannya. Belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Untuk menjadikan kegiatan belajar itu menarik maka diperlukan yang namanya sebuah media, menurut saya media yg cocok dijadikan sarana belajar yaitu media audio visual dan media komputer karena dg mrdia tersbut kita bisa membuat model pembelajaran yg variatif dan menarik tergantung kita yg mendesain. Mungkin itu saja command dari saya . Terima Kasih.

09 Oktober 2010 pukul 14:24 WIB
ARLAN ADITIYAJAYA C.5.10 mengatakan...
setuju.. Memang semuanya tergantung dari pelajaran apa yg akan disampaikan,tapi kebanyakan lebih memungkinkan dan lebih menarik jika menggunakan suara&visual,yg mengalami keterbatasan dalam bidang audio (tuna rungu) dapat menyerap materi dengan cara visual dan sebaliknya yg mengalami keterbatasan visual (tuna netra) dapat menyerap materi dari audio yg didengarkan. Terima kasih..

09 Oktober 2010 pukul 01:15 WIB
Nora Agustina mengatakan...
ya sih memang media audio visual untuk saat ini banyak digunakan dalam proses belajar...tapi perlu jg diperhatikan juga apakah cocok atau tidak dengan materi yang akan disajikan..oke siip..makasih atas koment nya...

Kirim Komentar Anda:

Nama : Nama Anda (wajib diisi)
E-Mail : E-Mail (tidak dipublikasikan)
Situs : Website, Blog, Facebook, dll
Komentar :
(wajib diisi)
Verifikasi :
<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion

Visit InfoServe for Blogger backgrounds.