SOSIOLOGI PENDIDIKAN

Inisiasi 1

Pendidikan dan Perspektif Budaya

 

1.   Apakah yang dimaksud dengan sosiologi!

Jawab :

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dengan manusia yang satu dengan yang lainnya, dalam kelompoknya dan susunan unit-unit masyarakat atau sosial di suatu wilayah serta kaitannya antar manusia yang satu dengan manusia yang lainnya.

 

2. Mengapa dalam pendidikan terdapat aspek-aspek sosiologis!

Jawab :

Dalam pendidikan terdapat aspek-aspek sosiologi karena disebabkan situasi pendidikan adalah situasi berhubungan dengan pergaulan sosial. Hubungan dan pergaulan sosial yang ada dalam pendidikan (sekolah) antara lain terjadi antara pendidik dengan pendidik, pendidik dengan anak didik, anak didik dengan anak didik, pendidik dengan pegawai, anak didik dengan pegawai.

 

  1. Mengapa unsur individu penting dalam pendekatan sosiologi pendidikan!

Jawab :

Unsur individu itu penting sebab individu merupakan bagian dari kelompok atau masyarakat, apabila dapat memahami tingkah laku individu, satu persatu bagaimana cara berpikirnya, persaannya, perbuatannya, mentalisasinya, maka akhirnya dapat dimengerti bagaimana kelompok, bagaimana mentalita kelompok.

 

  1. Mengapa pendidikan dipandang sebagai bagian integral dari kebudayaan?

Jawab :

Pendidikan dipandang sebagai bagian integral dari kebudayaan sebab pendidikan dan kebudayaan sangat berkaitan, kaitan pendidikan dan kebudayaan bahwa kebudayaan adalah suatu pola dan hasil tingkah laku yang dipelajari oleh semua anggota masyarakat tertentu. Sebagai hasil kebudayaan juga ditransmisikan dari generasi tua kepada generasi muda.

 

  1. Bagaimana agar kualitas pendidikan dapat mengalami peningkatan secara optimal ?

Jawab :

Agar kualitas pendidikan dapat mengalami peningkatan secara optimal, maka pendidik harus memperhatikan, hal-hal sebagai berikut :

a.   Tujuan pendidikan baik itu tujuan instruksional, tujuan kurikulum, tujuan institusional maupun tujuan intruksional. Semua tujuan itu harus dirumuskan secara jelas, tepat dan berdasarkan kompetensi.

b.   Materi pelajaran, materi pelajaran ini harus berbentuk pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan kompetensi.

c.   Metode pengajaran harus diberikan secara bervariasi, supaya siswa dapat menungkatkan cara belajar siswa seperti cara berdiskusi, berlatih, berpikir ilmiah, dan dapat menemukan sesuatu sendiri, belajar bersama.

d.   Kemampuan yang telah dimiliki siswa (entry behavior). Metode dan materi harus disesuaikan dengan kemampuan siswa.

e.   Fasilitas dan perlengkapan yang memadai sehingga dapat mendukung terjadinya proses belajar mengajar yang optimal.

 

  1. Apa yang dimaksud pendidikan sebagai sarana pembudayaan ?

Jawab :

Yang dimaksud pendidikan sebagai sarana pembudayaan adalah melalui pendidikan di sekolah, pendidikan di rumah tangga maupun pendidikan di luar sekolah dapat dipakai sebagai sarana untuk pembentukan kebudayaan.

 

7.Bagaimanakah peranan sekolah dalam menstranformasi kebudayaan pada generasi muda ?

Peranan sekolah dalam menstranformasi kebudayaan pada generasi muda yaitu sekolah memberikan informasi atau ilmu pengetahuan yang baru, memberikan karsa, karya yang baru (yang belum dimiliki oleh anak didik) kepada generasi muda

 

8        Apa yang  dimaksud dengan peranan sekolah sebagai pewaris kebudayaan?.

Jawab :

       Yang dimaksud dengan peranan sekolah sebagai pewaris kebudayaan adalah hasil cipta, karsa dan karya manusia yang dimiliki nilai dan dijunjung tinggi tidak sendirinya dimiliki oleh anak didik tanpa diajarkan (ditransmisikan) kepada anak atau dipelajari anak tersebut.

 

  1. Apakah yang dimaksud dengan peranan sekolah sebagai pembaharu kebudayaan ?

Jawab :

Yang dimaksud dengan peranan sekolah sebagai pembaharu kebudayaan karena sekolah harus memelihara nilai-nilai budaya, budaya yang tidak sesuai dengan keinginan atau kehendak masyarakat dihilangkan. Sedangkan yang sesuai dengan kehendak masyarakat dijaga dan dikembangkan, sehingga timbul budaya-budaya baru dikemudian hari.

 

 

 

 

Nama           : ABDUL GHONI

 

Nim.             : 20102513003

 

Prodi            : Teknologi Pendidikan

 

Asal             : OGAN ILIR

 

 

 

 Inisiasi 2

Fungsi dan Peranan Pendidikan Dalam Masyarakat

 

  1. Apa fungsi utama pendidikan dalam masyarakat dalam kaitannya dengan kehidupan bangsa menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3?

JAWAB :

Dalam UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 dinyatakan bahwa : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, ...

 Jadi fungsi pendidikan dalam masyarakat untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta beradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdas-kan kehidupan bangsa.

 

2.   Apakah fungsi sosial dari pendidikan itu ? Jelaskan jawaban Anda.

Dari pendapat di muka dapat disimpulkan bahwa pendidikan berfungsi untuk mewariskan atau melestarikan budaya dari generasi tua ke generasi muda, meningkatkan kemampuan murid dalam bermasyarakat dan berfungsi sebagi alat kontrol sosial, perubahan sosial, dan membantu memecahkan masalah-masalah sosial. Juga mengembangkan kepribadian untuk menjadi warga negara yang baik, yang tahu akan hak dan kewajibannya. Selain itu melalui pendidikan seseorang dapat menga-nalisis secara kritis, berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari.

 

3.   Manakah diantara tujuan pendidikan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tersebut yang sangat dibutuhkan masyarakat agar anak dapat hidup secara dewasa ?

Inisiasi Sosiologi Pendidikan 3

yaitu bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokra-tis serta bertanggung jawab.

 

4.   Bagaimanakah upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan ?

Upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan yaitu dengan menyediakan lembaga-lembaga pendidikan, sarana dan prasarana yang lengkap, dan tenaga-tenaga pendidik yang berakhlak mulia, cerdas, kreatif, dengan berpedoman pada tujuan pendidikan nasional sehingga tercapai akan kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang bermutuh.

 

5.   Apakah dampak pemberian informasi sekolah kepada masyarakat, dan dampaknya jika sekolah tidak pernah memberikan informasi kepada masyarakat ?

Dampak pemberian informasi kepada masyarakat dapat merubah sikap dan tindakan masyarakat terhadap pendidikan serta masyarakat membe-rikan sesuatu untuk perbaikan pendidikan. Apabila ada hubungan yang baik antara sekolah dengan masyarakat maka dapat memberikan pengaruh positif, baik pihak sekolah maupun dari pihak masyarakat.

Dampaknya jika sekolah tidak memberikan inmformasi kepada masyarakat maka tidak akan terjadi perubahan sikap terhadap masyarakat, dan masyarakat tidak dapat memberikan sesuatu untuk perbaikan pendidikan.

 

  1. Apa pengaruh positif dari hubungan baik antara sekolah dengan masyarakat ?

Jawab :

Pengaruh positif dari hubungan baik antara sekolah dengan masyarakat yaitu dapat terbina saling pengertian, saling menunjang program, serta keinginan mewujudkan misi dan visi masing-masing.

 

  1. Apa dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap kehidupan masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan ?

Jawab :

Berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pendidikan, dari beberapa unsur fungsi pendidikan yang memiliki kaitan erat yaitu menyangkut innovasi (pembaharuan). Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pendidikan dapat bermanfaat untuk pembaharuan kehidupan masyarakat. Sebagai contoh dengan ditemukannya energi nuklir maka dapat dipakai untuk pembangkit tenaga listrik, pengembangan energi yang dapat diperbarui seperti minyak bumi, tenaga-tenaga panas bumi, dan pemanfaatan sinar matahari, yang dapat mengurangi ketergantungan manusia terhadap minyak bumi yang saat ini cadangannya semakin berkurang.

 

  1. Apa pengaruh positif dan pengaruh negatif dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kehidupan masyarakat pada umumnya ?

Jawab :

Pengaruh positif dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kehidupan masyarakat pada umumnya adalah dengan ditemukannya energi nuklir maka dapat dipakai untuk pembangkit tenaga listrik,

Pengaruh negatif dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kehidupan masyarakat pada umumnya dengan pembuangan limbah nuklir, seandainya ada kecelakaan pembangkit listrik seperti kasus Kernobil.

 

 

 

 

 

 

Nama                  : ABDUL GHONI

 

Nim.                   : 20102513003

 

Prodi                   : TP

 

Asal                    : OGAN ILIR

 

 

 

 

 

 

INISIASI  4 SOSIOLOGI PENDIDIKAN

Peran Sosial Guru di Sekolah, di Masyarakat, dan Terhadap Murid, dan Terhadap Orang Tua Murid

 

1.   Siapakah yang dimaksud guru menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional 1989 Pasal 27 ayat 3.

Jawab :

Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2003 Pasal 39 ayat 3 disebutkan pendidik yang mengajar pada satuan pendidikan dasar dan menengah disebut guru dan pendidik yang mengajar pada satuan pendidikan tinggi disebut dosen.

 

2.  Bagaimana menurut pendapat Anda tentang makna peran sosial itu ?

Jawab :

Yang dimaksud Peran Sosial adalah pola tingkah laku yang diharapkan masyarakat dan dipegang teguh oleh masyarakat tersebut. Jadi peran sosial guru tidak terbatas di sekolah saja, tetapi juga masih memiliki peran lainnya dalam masyarakat luas. Misalnya pembina bidang olah raga, pembina bidang kesenian, pembina PKK dan sebagainya.

 

3.   Bagaimanakah peran sosial guru di sekolah sebagai penguji?

Jawab :

Peran sosial guru di sekolah berkaitan dengan murid adalah: (1) sebagai media, (2) sebagai penguji, (3) sebagai orang yang berdisiplin, (4) sebagai orang kepercayaan, (5) sebagai pengenal kebudayaan, (6) sebagai pengganti orang tua, (7) sebagai penasehat murid berkaitan dengan antar sesama guru dan pegawai , (8) sebagai teman bekerja, (9) sebagai orang ahli/profesional, (10) sebagai pegawai, (11) sebagai bawahan, (12) sebagai penasehat/konsultan.

 

4.   Bagaimanakan peran sosial guru di sekolah sebagai sebagai orang kepercayaan?

Jawab :

Seorang guru di sekolah biasanya sebagai orang yang dapat dipercaya, baik kata-kata maupun perbuatannya. Dapat dipercaya oleh muridnya maupun oleh siapa saja yang ada di sekolah.  

 

5.   Apakah peran sosial guru di sekolah sebagai pengenal kebudayaan?

Jawab :

Ia, secara langsung atau tidak langsung guru memperkenalkan dan menanamkan nilai-nilai, kebiasaan, etika, keyakinan, adat istiadat, dan sebagainya yang merupakan unsur dari kebudayaan. Hal-hal yang mempunyai nilai tinggi dan dijunjung tinggi ditanamkan kepada murid, dan dijaga keberadaannya.

 

6.   Mengapa seorang guru di sekolah dianggap memiliki peran sosial sebagai orang ahli/profesional?

Jawab :

Guru tentunya menguasai bidang tugasnya, yaitu menguasai ilmu pengetahuan dibidangnya atau profesional. Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 1 ayat 4 disebut profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seorang guru dan menjadi sumber penghasilan kehiduapan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

 

7.   Apakah yang dimaksud dengan peran sosial guru di masyarakat sebagai participant/peserta?

Jawab :

Guru pada umumnya ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang memiliki profesi lain. Seperti: pedagang, pengusaha, petani, pejabat, nelayan, sopir, dan sebagainya. Dalam seminggu sebagian waktunya dihabiskan dalam kegiatan masyarakat, dan banyak guru yang terlibat aktif dalam semua kegiatan yang ada di masyarakat.  

 

8.   Mengapa seorang guru di masyarakat dianggap memiliki peran sosial sebagai leader/pemimpin?

Jawab :

Di sekolah atau kelas guru adalah seorang pemimpin, demikian pula di masyarakat guru juga dianggap sebagai seorang pemimpin. Begitu juga di masyarakat guru  dianggap sebagai tokoh masyarakat, dengan kata lain sebagai panutan masyarakat.

 

 

 

 

 

 

Nama           : ABDUL GHONI

 

Nim.             : 20102513003

 

Prodi            : TP

 

Asal             : OGAN ILIR

 

 

 

INISIASI 5 SOSIOLOGO PENDIDIKAN

(Interaksi Antara Guru Dengan Orang Tua dan

Masyarakat)

 

1. Dimanakah letak interaksi guru dengan murid dalam sistem pendidikan ?

JAWAB :

Letak interaksi guru dengan muid adalah  Guru dapat merancang model-model pembelajaran   sehingga murid dapat belajar secara optimal. Guru mempunyai peran ganda dan sangat strategis dalam kaitannya dengan kebutuhan murid. Peran dimaksudkan adalah guru sebagai guru, guru sebagai orang tua, dan guru sebagai sejawat belajar.

 

2. Buatlah bagan pendidikan sebagai suatu sistem.

JAWAB :

                                                     Instrumental

                                                     Personal input

 
 
 

 

 

        Raw input                            Education                               Ouput,

                                                        Proses                                  Outcome

 
 
 

 

 

                                                   

                                                 Enveronmental

                                                          Input

 

 

3. Bagaimanakah peran guru sebagai guru, dalam interaksi guru dengan murid?

JAWAB :

Guru sebagai guru adalah pekerjaan utama guru adalah mengajar dan mendidik murid, sebagai kaitannya guru berusaha supaya muridnya dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang diajarkannya.

 

4. Bagaimanakah peran guru sebagai orang tua, dalam interaksi guru dengan murid ?

JAWAB :

Guru sebagai orang tua: tempat mencurahkan segala perasaan murid, tempat mengadu murid ketika mengalami gangguan. Murid merasa aman dan nyaman ketika dekat dengan guru, bahkan merasa rindu jika tidak bertemu guru. Interaksi guru dan murid bagaikan hubungan orang tua dan anak, hangat, akrab, harmonis, dan tulus

5. Bagaimanakah peran guru sebagai teman sejawat, dalam interaksi guru dengan murid

JAWAB :

Guru sebagai teman sejawat: sebagai pasangan untuk berbagai pengalaman dan beradu argumentasi dalam diskusi secara informal. Guru tidak merasa direndahkan jika murid tidak sependapat, atau memang pendapat murid yang benar, dan menerima saran murid yang masuk akal. Hubungan guru dan murid mengutamakan nilai-nilai demokratis dalam proses pembelajaran.

 

 

 

 

 

6. Apakah sifat interaksi antara guru dengan kepala sekolah ?

JAWAB :

Guru adalah bawahan langsung kepala sekolah. Interaksi guru dengan kepala sekolah lebih banyak bersifat birokratis dan administratif sehingga tidak mendorong terbangunnya suasana dan budaya profesional akademik di kalangan guru.

 

7.   Mengapa kepala sekolah perlu membangun komunikasi atau interaksi yang harmonis dengan guru ?

JAWAB :

Kepala sekolah perlu membangun komunikasi atau interaksi yang harmonis dengan guru, karena kepala sekolah harus sadar bahwa keberhasilannya juga atas kerja sama dengan guru, membutuhkan bantuan guru, tergantung pada guru, dan mitra kerja atau teman sejawat. Oleh karena itu interaksi dan komunikasi guru dan kepala sekolah harus lancar, ada semangat untuk berdiskusi, dan tercipta iklim yang demokratis.

 

8.  Mengapa guru harus sadar akan posisinya sebagai bawahan ?

JAWAB :

Guru harus sadar bahwa kepala sekolah adalah atasannya yang memiliki tanggung jawab keluar sekolah dan ke dalam sekolah. Selain itu juga sebagai pembina, penasehat, pembimbing, dan pengelola sekolah.

 

9.  Mengapa antara guru dan tata usaha harus ada interaksi yang harmonis?

JAWAB :

Guru harus memandang staf tata usaha sebagai sejawat yang harus dihargai, diajak bekerjasama, menciptakan hubungan yang hangat dan akrab untuk membangun kebersamaan demi tercapainya tujuan. Jika interaksi antara guru dan tata usaha berlangsung harmonis maka akan dicapai hasil secara optimal.

 

10. Apakah keuntungan adanya interaksi/komunikasi harmonis antara guru dan tata usaha

JAWAB :

Keuntungannya bagi guru, jika guru dapat menciptakan hubungan yang hangat dan akrab, maka mereka (tata usaha) akan segan, menghargai dan menghormat guru.

 

 

 

 

 

Nama           : ABDUL GHONI

 

Nim.             : 20102513

 

Prodi            :  TP

 

Asal             : OGAN ILIR

 

 

 

 

 

 


 


Komentar:

15 Oktober 2011 pukul 15:50 WIB
kesya fanika mengatakan...
mkasihhh,,,,,,, sgt bermanfaat dlm skses x diskusi qmi,,, rolleyes rolleyes rolleyes rolleyes rolleyes rolleyes rolleyes rolleyes rolleyes oh oh tongue laugh tongue laugh tongue laugh

26 Juni 2011 pukul 08:47 WIB
vin womsiwor mengatakan...
trimakasih pak, sangat brmanfaat bagi sy dalam proses blajar mengajar.

22 Mei 2011 pukul 14:41 WIB
Wawan Ruswanto mengatakan...
terima kasih banyak Pak?...sangat membantu

02 Januari 2011 pukul 07:02 WIB
nitha mengatakan...
thanks ,,good jobs smile


Kirim Komentar Anda:

Nama Anda (wajib diisi) E-Mail (tidak dipublikasikan) http:// Website, Blog, Facebook, dll (wajib diisi)


<-- isi kode di atas (wajib diisi)

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion